Penerapan Lembaga Rechtsverwerking Pada Sengketa Tanah Di Wilayah Jakarta Timur Berdasarkan Putusan Banding Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor 156/Pdt/2018/PT.DKI

Authors

  • Kalista Parameswari Tjaja Universitas Pelita Harapan
  • Romiduk Maretta Valentina Universitas Pelita Harapan

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i6.17061

Keywords:

Rechtsverwerking, kepastian hukum, pengabaian hak, sengketa perdata, keadilan.

Abstract

Rechtsverwerking adalah suatu lembaga hukum yang berasal dari sistem hukum Belanda dan memiliki relevansi dalam sistem hukum Indonesia. Lembaga ini berhubungan dengan pengabaian hak atau ketidakaktifan pihak dalam mengajukan tuntutan hukum, yang dapat menyebabkan hilangnya hak tersebut. Dalam praktiknya, rechtsverwerking berfungsi untuk menjaga kepastian hukum dan mendorong para pihak agar lebih proaktif dalam melindungi hak-hak mereka. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan konsep dasar dari rechtsverwerking, termasuk syarat-syarat yang harus dipenuhi agar suatu hak dapat dianggap hilang karena pengabaian. Selain itu, artikel ini juga membahas dampak hukum lembaga ini dalam konteks sengketa perdata di Indonesia, serta bagaimana penerapannya sesuai dengan prinsip keadilan dan kepastian hukum.

Downloads

Published

2024-12-24

How to Cite

Parameswari Tjaja, K., & Valentina, R. M. (2024). Penerapan Lembaga Rechtsverwerking Pada Sengketa Tanah Di Wilayah Jakarta Timur Berdasarkan Putusan Banding Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor 156/Pdt/2018/PT.DKI. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(6), 7135–7148. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i6.17061

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.