Analisis Normatif-Komparatif Terhadap Reformasi Hukum Perkawinan Di Negara-Negara Muslim Afrika (Tunisia, Maroko, Sudan, Dan Nigeria)

Authors

  • Hasbiah Tunnaim Harahap Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Jamilah Rizka Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Sulastri Daulay Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Ibnu Radwan Siddik Turnip Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Rahmad Efendi Rangkuti Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v6i1.21427

Keywords:

Perkawinan, Afrika, Reformasi Hukum Keluarga, Kesetaraan Gender, Pluralisme Hukum

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk melakukan analisis normatif-komparatif terhadap refprmasi hukum perkawinan dinegara-negara muslim afrika (tunisia, maroko, sudan dan nigeria) dengan menelusuri interaksi antara hukum Islam, hukum adat, dan hukum modern. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan sejarah hukum, pendekatan konseptual, dan pendekatan perbandingan hukum. Sumber data pada penelitin ini berupa bahan hukum primer, meliputi peraturan perundang-undangan dan kodifikasi hukum keluarga di Tunisia, Maroko, Sudan, dan Nigeria, serta bahan hukum sekunder berupa karya ilmiah, jurnal hukum, dan doktrin para ahli hukum keluarga Islam. Analisis data dilakukan dengan metode analisis kualitatif normatif melalui penafsiran hukum dan perbandingan substansi norma hukum guna menilai arah dan efektivitas reformasi hukum perkawinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tunisia dan Maroko lebih progresif dalam melakukan reformasi hukum keluarga dengan menekankan prinsip kemaslahatan, kesetaraan gender, dan perlindungan perempuan, sementara Sudan dan Nigeria masih menghadapi tantangan serius akibat kuatnya pengaruh hukum adat dan pluralisme hukum yang berdampak pada lemahnya perlindungan hukum bagi perempuan dan anak.

References

Abdelrahman, Amira. “Islamic Law, Custom, and the Quest for Gender Justice in Sudan and Nigeria.” Comparative African Law Review 15, no. 1 (2024): 36–40.

African Child Policy Forum. (2018). Custody and child rights in Sub-Saharan Africa. Addis Ababa.

African Commission on Human and People’s Rights. (2018). Protocol on the Rights of Women in Africa (Maputo Protocol) – Commentary.

Agustina, Elta, Asasriwarni Asasriwarni, dan Zulfan Zulfan. “Eksistensi Sistem Peradilan Agama dan Sistem Pemerintahan di Negara Tunisia.” Abdurrauf Journal of Islamic Studies (ARJIS) 2, no. 1 (2024): 66–81. https://doi.org/10.58824/arjis.v2i1.72.

Ali Trigiyatno, Siti Qomariyah, Eko Yuni Aryanto, Salafudin Yusuf, dan Amat Sulaiman. “Pergeseran Hukum Keluarga di Maroko dari Mudawwanah Tahun 1957-1958 ke Mudawwanah Tahun 2004.” Al-Qanun: Jurnal Pemikiran dan Pembaharuan Hukum Islam 25, no. 2 (2022): 233–47. https://doi.org/10.15642/alqanun.2022.25.2.233-247.

Amnesty International. (2021). Forced marriage in West and Central Africa.

Awad, Mohamed A. “The Influence of Islamic Law on Sudanese Family Regulations.” Sudan Law Review 11, no. 2 (2021): 88.

Banda, F. (2019). Gender and African customary law. Juta Press.

Bello, Fatima M. “Women, Polygamy, and Islamic Justice in Northern Nigeria.” African Feminist Law Review 4, no. 1 (2023): 77.

Deng, F. (2018). Customary law in post-colonial Africa. Routledge.

Fadlalla, Aisha. “Islamic Family Law and Gender Justice in Sudan.” Journal of African Law 64, no. 3 (2022): 325–327.

Faozan. “Hukum Keluarga Islam Sebelum dan Sesudah Kemerdekaan di Tunisia.” Ocius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial 2, no. 10 (2025): 482–86. https://doi.org/10.5281/ZENODO.16524791.

Hak, Nurmala, Yusdani Yusdani, dan Januariansyah Arfaizar. “Pergeseran Makna Esensi Pernikahan di Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan – Studi Kasus Sosiologi Hukum Keluarga.” Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial 16, no. 2 (2022): 169–84. https://doi.org/10.56997/almabsut.v16i2.686.

Hakim, Lukman. “Perkembangan Hukum Keluarga di Tunisia.” Jurnal PAI: Jurnal Kajian Pendidikan Agama Islam 1, no. 2 (2022): 81–94. https://doi.org/10.33507/pai.v1i2.1014.

Huda, Ade Risfal, dan Ahmad Rezy Meidina. “Kodifikasi dan Reformasi Hukum Keluarga di Maroko.” As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga 5, no. 3 (2023): 996–1009. https://doi.org/10.47467/as.v5i3.3799.

Human Rights Watch. (2021). Domestic violence laws in Africa: Gaps and implementation challenges.

_____ (2021). Ending child marriage in Africa.

Marriage Act of Nigeria. (1990). Sections 3–7.

Mamnuniyatillah, dan Lilik Andaryuni. “Hukum Keluarga di Tunisia: Sebuah Studi Kepustakaan.” Jurnal Tana Mana 3, no. 2 (2022): 217–26.

Masyrofah, Masyrofah, dan Nashiha Ulya. “Kedudukan Kekuasaan Kehakiman dan Independensi Peradilan di Indonesia dan Maroko.” SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i 10, no. 3 (2023): 1005–22. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v10i3.32259.

Mbiti, J. (1999). African religions and philosophy. Heinemann.

Musa, Laila E. “Customary Practices and Marriage Norms in Rural Sudan.” African Sociological Review 25, no. 2 (2022): 91–93.

Mwenda, K. (2017). Legal pluralism in Africa: Challenges in family law. Routledge.

Okafor, Chika O. “Legal Reforms and Human Rights in Nigeria’s Marriage Institutions.” International Journal of Law and Society 7, no. 2 (2024): 59.

Permana, Dede Ahmad. “Majallah Al Akhwal Ash-Shakhshiyyah dan Pembaharuan Hukum Keluarga di Tunisia.” Jurnal Studi Gender dan Anak 3, no. 01 (2016): 1–18. https://doi.org/10.32678/jsga.v7i01.173.

Rachmatulloh, Mochammad Agus. “Studi Hukum Keluarga Islam di Tunisia.” Al-Syakhsiyyah: Journal of Law & Family Studies 2, no. 2 (2021): 307–26. https://doi.org/10.21154/syakhsiyyah.v2i2.2598.

Rahmat, Aulia. “Kompleksitas Hukum Keluarga Islam di Republik Tunisia.” Al Muqaranah 5, no. 1 (2014): 29–54.

Rwanda Ministry of Justice. (2020). Gender and family law reform report. Kigali.

Sanni, Abdul-Rasheed. “Sharia Implementation and Family Law in Northern Nigeria.” Journal of African Legal Studies 9, no. 3 (2022): 112.

Suleiman, Hafsat M. “Challenges in Protecting Women’s Rights in African Marital Laws.” African Human Rights Review 10, no. 2 (2023): 103–107.

Tahir, Masnun. “Hak-hak Perempuan dalam Hukum Keluarga Syiria dan Tunisia.” Al-Mawarid 18 (2008): 203–26. https://doi.org/10.20885/almawarid.vol18.art4.

UN Women. (2020). Legal literacy and women’s access to justice in Africa. UN Women Africa Office.

UNICEF. (2020). Child marriage in Sub-Saharan Africa: Trends and challenges. UNICEF Publishing.

Women Advocates Research and Documentation Centre (WARDC). (2023). Marriage law reform in Nigeria. Policy Brief Report.

Downloads

Published

2026-01-19

How to Cite

Harahap, H. T., Rizka, J., Daulay, S., Turnip, I. R. S., & Rangkuti, R. E. (2026). Analisis Normatif-Komparatif Terhadap Reformasi Hukum Perkawinan Di Negara-Negara Muslim Afrika (Tunisia, Maroko, Sudan, Dan Nigeria). Innovative: Journal Of Social Science Research, 6(1), 154–172. https://doi.org/10.31004/innovative.v6i1.21427

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.