Pengembangan E-Modul Teknik Membentuk Alis pada Mata Pelajaran Tata Rias Wajah di SMK Negeri 7 Tangerang Selatan

Authors

  • Aufa Nida Khofiyyan Universitas Negeri Jakarta
  • Nurina Ayuningtyas Universitas Negeri Jakarta
  • Titin Supiani Universitas Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20254

Keywords:

E-Modul, Teknik Membentuk Alis, Validitas, Praktikalitas, Tata Rias Wajah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Modul Teknik Membentuk Alis pada mata pelajaran Tata Rias Wajah di SMK Negeri 7 Tangerang Selatan. Berdasarkan hasil penelitian, E-Modul yang dikembangkan dinyatakan sangat layak dan sangat praktis digunakan sebagai media pembelajaran. Hasil uji validitas oleh ahli materi menunjukkan skor awal sebesar 77,36% dan meningkat menjadi 90% setelah revisi, yang menandakan adanya peningkatan signifikan terhadap validitas modul. Validitas oleh ahli media juga menunjukkan peningkatan, dari 74,44% pada tahap pertama menjadi 86,66% setelah perbaikan. Seluruh hasil validasi menunjukkan bahwa materi dan media pada E-Modul sangat layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang efektif. Uji praktikalitas dilakukan melalui tahap small group (10 peserta didik) dan field test (30 peserta didik), dengan hasil kepraktisan sebesar 94% dan 92,09%. Dengan demikian, E-Modul Teknik Membentuk Alis ini dinyatakan sangat layak dan sangat praktis digunakan sebagai media pembelajaran mandiri bagi peserta didik kelas XI dan XII Fase F pada program keahlian Tata Kecantikan Kulit dan Rambut di SMK Negeri 7 Tangerang Selatan.

References

Al Farisyi, Salman. (2018). Pengembangan Modul Elektronik Berpendekatan Contextual Teaching Learning Pada Pokok Bahasan Aljabar Untuk Siswa MTs. Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

Agustin, Eny Widhia, dkk. (2017). Manfaat Hasil Belajar Perawatan Kulit Wajah Sebagai Kesiapan Menjadi Beauty Operator Pertama. TeknoBuga. 4(1). 9- 17

Aiken, L. R. (1985). Three coefficients for analyzing the reliability and validity of ratings. Educational and Psychological Measurement, 45(1), 131-142.

Andiyanto. (2009). The Make Over Mata. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Andiyanto. (2015). The Make Over: Rahasia Rias Wajah Sempurna. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Andrianto, Rufus Setiyo & Fransisca, Yulia. (2024). Pengembangan E-Modul Berbasis Android pada Penggunaan Perkakas Tangan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X TAV di SMKN 3 Surabaya. Jupiter. 2(3), 69-91.

Apoko, T. W., Hendriana, B., Hanif, I. F., & Handayani, I. (2021). Panduan Pembuatan Modul Pembelajaran Berbasis Digital. Jakarta: Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pengajaran Universitas Muhammadiyah.

Arikunto, S. (2012). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Azizah, I., & Susanti, R. (2023). Media Pembelajaran Berbasis Canva dengan Desain Infografis dalam Mata Pelajaran Sejarah di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Educatio FKIP UNMA. Vol. 9. No. 458–464.

Branch, R. M. (2009). Intructional Design : The ADDIE Approach. New York: Springer.

Daryanto. (2013). Media Pembelajaran (Perannya Sangat Penting Dalam Memenuhi Tujuan Pembelajaran). Yogyakarta: Gava Media.

Dewi, Tasya Tesea., Arthur, Riyan., mMurtinugraha, Eka. (2023). Manfaat Dan Tentang Pengembangan E-Modul Pada Pendidikan Kejuruan : Sebuah Kajian Literatur. Prosiding Seminar Pendidikan Kejuruan dan Teknik Sipil. 1(3), 131-141.

Ernungtyas, W. (2020). Pemanfaatan Media Sosial dalam Public Relations di Sekolah Menengah Kejuruan. Komunikasi Nusantara, 2(1), 10-16.

Fauzi, Aceng Ridwan dan Rina Nurmalina. (2012). Merawat Kulit dan Wajah. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Gerlach, S Vernon. (1971). Teaching and Media. Prentice-Hall. California

Hartawati, Ni Putu Wulan, dkk. (2022). Pengembangan Modul Perawatan Kulit Wajah Manual. Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 13. 3.

Heinich, R., Molenda, M., Russell, J.D., & Smaldino, S.E. (2002). International. Media and Technology for Learning. 7th edition. New Jersey. Prentice Hall.

Hidayah, Nurul dan Titin Supiani. (2022). Perawatan Kulit dan Tata Rias Wajah. Jakarta: Universitas Negeri Jakarta.

Irmawati., Bakhtiar, Muflihah., Hutapea, Bilferi. (2023). Pemanfaatan E-Modul Bahan Ajar Berbasis Aplikasi Canva pada Prodi Pendidikan Matematika dalam Proses Pembelajaran Jarak Jauh. Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer. 3(1), 145-153.

Judijanto, Loso., dkk. (2024). Metodologi Research And Development (Teori dan Penerapan Metodologi RnD). Jambi: Sonpedia Publishing Indonesia.

Kristanto, A. 2016. Media Pembelajaran. Surabaya : Penerbit Bintang Surabaya. Kurniawan, C., & Kuswandi, D. (2021). Pengembangan E-Modul Sebagai Media Literasi Digital

Kurniawan, Putut Wisnu. (2024). Pemanfaatan Media Pembelajaran Sejarah Berbasis Teknologi Digital. Prodiksema. 3(3), 50-56.

Lauhi, Merlin., Maryati, Sri., Lahay, Rakhmat Jaya. (2023). Digital Literacy Boost: Modul Digital Berformat EPUB Sebagai Media Pembvelajaran Efektif. Paedagoria. 14(3), 345–351.

Lestari, Yunita. (2023). Pengembangan dan Pemanfaatan Bahan Ajar E-Modul Dalam Proses Pembelajaran. Jurnal Citra Pendidikan. 3(3), 1139-1146.

Maharani, Arista Selly., Nasuha, Salsa Umi., Maulida, Shilvi Rizky. (2024). Media Pembelajran Sebagai Alternatif Meningkatkan Gairah Belajar. Journal BIOnatural. 11(1), 76-83.

Mardiah, Dede. (2023). Systematic Literature Review Terhadap Minat Baca Di Indonesia. Junal Pena Ilmiah. 5(1), 33-45.

Munir. (2017). Pembelajaran Digital. Bandung: Alfabeta

Nugrahaeni, Dena Ritmi Sekar. (2020). Analisis Kebutuhan Modul Pembelajaran Dalam Mata Kuliah Perawatan Kulit Wajah Manual di Program Studi Tata Rias. Strategi dan Implementasi Pendidikan Karakter pada Era Revolusi Industri 4.0, 3(1). 60-62.

OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I & II) – Country notes: Indonesia. Organisation for Economic Co-operation and Development. Pada Pembelajaran Abad 21. Academia Publication.

Prastowo, Andi. (2015). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva

Rassly, A. (2016). Brow It Up!. Jakarta: IMPRINT KPG

Rhodinia, Shella., Triamanda, Selly., Setiawan, Bagus., Aziz, Abdul. (2024). Permalasahan Media Pembelajaran IPS Yang Kurang Variatif Dan Strategi Pemecahannya. Aladah. 2(1), 25-37.

Rossett, A. (1987). Training Need Assessment. New York: Englewood Cliffs: Educational Technology Publications.

Sudjana, Nana. (1989). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar, Bandung: Angkasa.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan RND. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Supiani, Titin. (2022). Perawatan Kulit Wajah. Jakarta: Universitas Negeri Jakarta. Susanto, H., & Akmal, H. (2019). Media Pembelajaran Sejarah Era Teknologi Informasi (Konsep Dasar, Prinsip Aplikatif, dan Perancangannya).Banjarmasin: Universitas Lambung Mangkurat.

Triningsih, D. E. (2021). Penerapan Aplikasi Canva untuk Meningkatkan Kemampuan Menyajikan Teks Tanggapan Kritis Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek. Cendikia, 15(1), 128-144.

Downloads

Published

2025-07-18

How to Cite

Khofiyyan, A. N., Ayuningtyas, N., & Supiani, T. (2025). Pengembangan E-Modul Teknik Membentuk Alis pada Mata Pelajaran Tata Rias Wajah di SMK Negeri 7 Tangerang Selatan. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(4), 2758–2772. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20254

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.