Peran Lembaga Pendidikan Dalam Mencegah Pernikahan Usia Dini (Study Kasus Di Sma Muhammadiyah 3 Makassar)

Authors

  • Rudi Rudi Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Fatimah Azis Universitas Muhammadiyah Makassar

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.10788

Keywords:

Anak Usia Dini, Pernikahan Dini, Peran, Lembaga Pendidikan.

Abstract

Penelitian Studi Kasus : SMA Muhammadiyah 3 Makassar. “Peran Lembaga Pendidikan Dalam Mencegah Pernikahan Dini”. Pernikahan dini merupakan Pernikahan yang dilakukan sebelum usia 16 tahun bagi perempuan dan 19 tahun bagi laki-laki, batasan usia ini mengacu pada ketentuan formal batas minimum usia menikah Pernikahan Dini yang berlaku di Indonesia. Lembaga pendidikan memiliki peran penting dalam upaya pencegahan terjadinya pernikahan usia dini. SMA Muhammadiyah 3 Makassar sebagai lokasi study kasus terhadap pencegahan pernikahan anak usia dini di Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, teknik dalam menentukan informan menggunakan purposive dan snowboal. Adapun kriteria informan yaitu elemen sekolah dimulai dari Wakil Kepala Sekolah, tenaga pendidik/wali kelas XI dan XII serta peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif tipe dekskriptif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data melalui member check.. Hasil Penelitian menunjukkan terjadi pernikahan dini karena kurangnya sosialisasi, Selanjutnya kultur budaya lebih kuat pengaruhnya dibanding lembaga Pendidikan. Hal tersebut diakibatkan karena faktor Internal karena kurangnya sosialisasi, kemudian Faktor Eksternal meliputi dorongan orang tua, kebutuhan ekonomi, kebutuhan pendidikan, dan budaya yang mengikat.

Downloads

Published

2024-05-21

How to Cite

Rudi, R., & Azis, F. (2024). Peran Lembaga Pendidikan Dalam Mencegah Pernikahan Usia Dini (Study Kasus Di Sma Muhammadiyah 3 Makassar). Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 5789–5797. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.10788

Similar Articles

<< < 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.