Dampak Psikologis Remaja Pengguna Media Sosial Tiktok

Authors

  • Yongga Julieta Anggelia Longsam Universitas Negeri Manado
  • Melkian Naharia Universitas Negeri Manado
  • Sinta Elisa Jelita Kaunang Universitas Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20230

Keywords:

TikTok, Remaja, Dampak Psikologis, Media Sosial, Fenomenologi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak psikologis penggunaan media sosial TikTok pada remaja di Desa Sinsingon, Kabupaten Bolaang Mongondow. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif metode fenomenologi, penelitian ini melibatkan lima informan remaja berusia 13–17 tahun yang merupakan pengguna aktif TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TikTok memberikan dampak yang kompleks dan multidimensional terhadap aspe k psikologis remaja. Pada aspek kognitif, TikTok memperkaya wawasan dan kreativitas, tetapi juga menimbulkan kebingungan dalam menyaring informasi. Dari sisi afektif, remaja mengalami peningkatan kepercayaan diri dan euforia karena validasi sosial, namun juga menghadapi kecemasan dan tekanan emosional, khususnya dalam mengejar eksistensi dan pengakuan. Secara perilaku, penggunaan TikTok memengaruhi pola interaksi sosial, gaya hidup, serta dapat menimbulkan gangguan fokus dan ketergantungan. Strategi adaptasi seperti manajemen waktu, penyaringan konten, dan dukungan sosial ditemukan namun belum optimal. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendampingan dari orang tua, pendidik, dan lingkungan sosial untuk membantu remaja menggunakan media sosial secara sehat dan produktif.

References

Boyd, D. M., & Ellison, N. B. (2008). Social Network Sites: Definition, History, and Scholarship. Journal of Computer-Mediated Communication, 13(1), 210–230. https://doi.org/10.1111/j.1083-6101.2007.00393.x

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Crone, E. A., & Dahl, R. E. (2012). Understanding adolescence as a period of social–affective engagement and goal flexibility. Nature Reviews Neuroscience, 13(9), 636–650. https://doi.org/10.1038/nrn3313

Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of Social Media. Business Horizons, 53(1), 59–68. https://doi.org/10.1016/j.bushor.2009.09.003

Keles, B., McCrae, N., & Grealish, A. (2020). A systematic review: The impact of social media on young people’s mental health. Journal of Adolescence, 79, 58–74. https://doi.org/10.1016/j.adolescence.2019.12.010

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2020). Statistik Penggunaan Internet Indonesia. Jakarta: Kominfo.

Kuss, D. J., & Griffiths, M. D. (2017). Social networking sites and addiction: Ten lessons learned. International Journal of Environmental Research and Public Health, 14(3), 311. https://doi.org/10.3390/ijerph14030311

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). SAGE Publications.

Moustakas, C. (1994). Phenomenological Research Methods. SAGE Publications.

Nasrullah, R. (2015). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.

O’Reilly, M., Dogra, N., Whiteman, N., Hughes, J., Eruyar, S., & Reilly, P. (2021). Is social media bad for mental health and wellbeing? Exploring the perspectives of adolescents. Clinical Child Psychology and Psychiatry, 26(1), 121–132. https://doi.org/10.1177/1359104520976248

Pew Research Center. (2018). Teens, Social Media & Technology 2018. https://www.pewresearch.org/internet/2018/05/31/teens-social-media-technology-2018/

Rantung, A., Naharia, M., & Sengkey, M. M. (2023). Pengaruh Penggunaan Gawai terhadap Kesehatan Mental Remaja di Sulawesi Utara. Jurnal Psikologi Tropis, 11(2), 65–78.

Rideout, V., & Robb, M. B. (2019). The Common Sense Census: Media Use by Tweens and Teens, 2019. Common Sense Media. https://www.commonsensemedia.org/

Santrock, J. W. (2012). Life-span Development (13th ed.). McGraw-Hill.

Statista. (2021). Number of TikTok Users in Indonesia from 2019 to 2021. https://www.statista.com/statistics/1100839/indonesia-number-of-tiktok-users/

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suwendra, I. K. (2018). Teknik dan Prosedur Wawancara dalam Penelitian Sosial. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 7(1), 101–115.

Tamalonggehe, M. S., Tiwa, T. M., & Kaunang, S. E. (2023). Eksplorasi Dampak Media Sosial terhadap Karakter Remaja. Jurnal Bimbingan dan Konseling Nusantara, 6(1), 22–35.

Twenge, J. M. (2017). iGen: Why Today's Super-Connected Kids Are Growing Up Less Rebellious, More Tolerant, Less Happy—and Completely Unprepared for Adulthood. Atria Books.

Twenge, J. M., & Campbell, W. K. (2018). The age of anxiety? Birth cohort change in anxiety and neuroticism, 1952–1993. Journal of Personality and Social Psychology, 79(6), 1007–1021. https://doi.org/10.1037/0022-3514.79.6.1007

Downloads

Published

2025-07-04

How to Cite

Longsam, Y. J. A., Naharia, M., & Kaunang, S. E. J. (2025). Dampak Psikologis Remaja Pengguna Media Sosial Tiktok. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(4), 309–321. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20230

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.