Hubungan Penggunaan Media Social Dengan Kualitas Tidur Pada Remaja Di SMK Negeri 2 Tahun 2022
Keywords:
Media Sosial, Kualitas Tidur, RemajaAbstract
Media sosial merupakan fasilitas yang disediakan bagi pengguna terutama remaja untuk berbagi informasi, berkreasi, hingga menemukan teman baru melalui instagram, facebook, twitter. Penggunaan media sosial terlalu lama mengakibatkan penurunan sensitifitas seperti menurunnya tingkat simpati dan empati terhadap dunia nyata dan juga berdampak pada kualitas tidur. Ketidakmampuan remaja dalam manejemen waktu penggunaan media sosial dengan baik ketika berada di sekolah maupun di rumah, akan berdampak pada ketidakaturan pola istirahat dan tidur pada remaja. Kualitas tidur buruk berdampak pada daya ingat menurun, sulit berkonsenterasi, menyebabkan masalah kesehatan serius. Kualitas tidur baik dilihat dari kedalaman tidur seperti lamanya tidur, waktu yang diperlukan untuk tertidur, frekuensi terbangun. Kualitas tidur yang baik dapat digunakan untuk menjaga keseimbangan mental, emosional, kesehatan, dan mengurangi stress. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan penggunaan media sosial dengan kualitas tidur pada remaja di SMK Negeri 2 Binjai tahun 2022. Penelitian ini menggunakan observational analitik dengan pendekatan cross sectional terhadap 79 remaja di SMK Negeri 2 Binjai. Adapun populasi 225 orang dimana sampel sebanyak 79 remaja diambil menggunakan teknik random sampling . Hasil penelitian ditemukan bahwa penggunaan media sosial pada katergori aktif sebanyak (77,2%) dan kualitas tidur pada kategori buruk sebanyak (60,8%). Hasil uji chi square secara statistik ditemukan nilai p = 0,001 (p < 0,05) artinya ada hubungan penggunaan media sosial dengan kualitas tidur pada remaja di SMK Negeri 2 Binjai. Diharapkan kepada kepala sekolah dan guru memberikan informasi secara terus menerus efek buruk dari penggunaan media sosial dalam jangka waktu yang panjang dengan cara membuat aturan penggunaan media sosial selama pembelajaran.







