Analisis Distribusi Bambu Apus (Giganthocloa apus) sebagai Spesies Invasif di Wilayah Barat Desa Wisata Nganggring Lereng Gunung Merapi, Kelurahan Girikerto, Kabupaten Sleman

Authors

  • Bisma Yoga Herdananta Universitas Sebelas Maret
  • Sovia Wijayanti Universitas Sebelas Maret
  • Thaariq Rian Pribady Universitas Sebelas Maret
  • Lia Kusumaningrum Universitas Sebelas Maret

Keywords:

Giganthocloa apus, Indeks Nilai Penting, Spesies invasif

Abstract

Vegetasi di Desa Wisata Nganggring, Sleman, Yogyakarta, memainkan peran penting dalam ekosistem, menyumbang pada berbagai proses ekologi. Bambu Apus (Gigantochloa apus), yang melimpah di daerah tersebut, memiliki peran ekologis dan nilai ekonomis. Namun, penelitian ini mengungkapkan bahwa Bambu Apus dapat menjadi spesies invasif, mempengaruhi keberagaman spesies dan pertumbuhan tanaman lainnya. Dengan menggunakan metode kuadrat, distribusi dan dampak bambu diukur. Hasilnya menunjukkan bahwa Bambu Apus memiliki tingkat dominansi yang tinggi dengan nilai Indeks Nilai Penting (INP) mencapai 141,15%. Diperkirakan dedaunan bambu menciptakan penutupan tanah, menghambat pertumbuhan benih tanaman lain. Bambu Apus juga terbukti memiliki kemampuan reproduksi vegetatif yang kuat melalui rimpang atau rhizoma, menghasilkan koloni yang luas secara horizontal. Meskipun memiliki manfaat ekologis seperti penahan tanah dan pengaturan aliran air, keberadaan invasifnya mengakibatkan persaingan sumber daya, perubahan struktur tanah, dan potensi ancaman terhadap spesies lokal. Oleh karena itu, penanganan yang bijaksana dan kontrol ekosistem perlu diterapkan untuk memitigasi dampak negatif bambu invasif dan mempertahankan keseimbangan ekologi di Desa Wisata Nganggring.

 

Downloads

Published

2024-02-01

How to Cite

Herdananta, B. Y., Wijayanti, S., Pribady, T. R., & Kusumaningrum, L. (2024). Analisis Distribusi Bambu Apus (Giganthocloa apus) sebagai Spesies Invasif di Wilayah Barat Desa Wisata Nganggring Lereng Gunung Merapi, Kelurahan Girikerto, Kabupaten Sleman. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(1), 8010–8019. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/6900

Similar Articles

<< < 461 462 463 464 465 466 

You may also start an advanced similarity search for this article.