Hubungan Interaksi Sosial Dengan Penyesuaian Diri Pada Mahasiswa Etnis Ruma Sulteng di Kampus Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Authors

  • Glennsio Aldheminol De'e Universitas Kristen Satya Wacana
  • Alvianto Wahyudi Utomo Universitas Kristen Satya Wacana
  • Rizki Amalia Yanuartha Universitas Kristen Satya Wacana

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i2.9191

Abstract

Interaksi sosial menjadi syarat utama terjadinya aktivitas sosial. Namun, tidak semua mahasiswa mampu beradaptasi dengan baik dan membangun interaksi sosial yang baik di kampus, terutama bagi mereka yang merasa kesulitan dalam berinteraksi dengan mahasiswa lain yang memiliki latar belakang budaya yang berbeda. mahasiswa yang mengalami perbedaan lingkungan melakukan penyesuaian diri dengan lingkungan barunya sehingga mengalami pola interaksi yang berbeda dengan lingkungan tempat tinggal sebelumnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan interaksi sosial dengan penyesuaian diri pada mahasiswa etnis Ruma Sulteng di kampus Universitas Kristen Satya Wacana di Salatiga. Partisipan dalam penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2021-2023 sebanyak 31 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala interaksi sosial dan penyesuaian diri. Metode yang digunakan untuk menganalisis data yaitu menggunakan metode korelasi Product Moment dari Pearson. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan positif yang signifikan antara interaksi sosial dan penyesuaian diri dengan nilai r = 0,678 dan signifikasi = 0,000 (p < 0,05). Artinya semakin tinggi interaksi sosial pada mahasiswa maka semakin tinggi penyesuaian diri pada mahasiswa, dan sebaliknya semakin rendah interaksi sosial pada mahasiswa maka penyesuaian diri pada mahasiswa juga rendah.

Downloads

Published

2024-03-10

How to Cite

De’e, G. A., Utomo, A. W., & Yanuartha, R. A. (2024). Hubungan Interaksi Sosial Dengan Penyesuaian Diri Pada Mahasiswa Etnis Ruma Sulteng di Kampus Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(2), 895–904. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i2.9191