Strategi Pemasaran Rujak Jambu Kristal (Psidium Guajava) di Kota Kendari Pada Masa New Normal

Authors

  • Muh Fikri Tri Zesar Saranani Universitas Halu Oleo Kendari
  • Hidrawati Hidrawati Universitas Halu Oleo Kendari
  • Muhammad Aswar Limi Universitas Halu Oleo Kendari

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.8481

Keywords:

Strategi Pemasaran, Jambu Kristal, SWOT, New Normal

Abstract

Jambu kristal merupakan varietas buah baru yang cukup popular di Kota Kendari sekarang ini, buah ini berasal dari Taiwan dan banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Jambu Kristal memiliki daya saing tinggi karena memiliki beberapa keunggulan lainnya seperti tanpa biji, mudah dibudidayakan, frekuensi panen yang tinggi peluang wirausaha yang tinggi baik buah dan pembibitan. Penelitian ini menganalisis strategi pemasaran rujak jambu kristal di Kota Kendari dilakukan secara purposive penelitian seluruh pedagang rujak jambu kristal Kota Kendari, sampel penelitian dilakukan semua pada pedagang rujak jambu kristal tersebar di Kecamatan Kambu, Baruga dan Kendari Barat. Teknik wawancara .Studi Literatur. Metode analisis penelitian deskriptif kualitatif. Metode dilakukan menganalisis lingkungan internal (kekuatan dan kelemahan) dan eksternal (peluang dan ancaman). Hasil penelitian menunjukan faktor kekuatan strategi pemasaran rujak jambu kristal lebih unggul dibanding faktor kelemahan begitupun juga dengan peluang yang lebih besar dibanding ancaman. Pada matriks IE menunjukan posisi titik pertemuan antara matriks IFAS dan EFAS dalam matriks IE adalah pada sel I yaitu merekomendasikan Tumbuh dan Bina. Strategi dengan menumbuhkan kualitas dan kemasan yang berbeda serta membina sistem pelayanan dan kenyamanan lokasi usaha sehingga tetap dapat menarik daya beli konsumen pada rujak jambu kristal. 

Downloads

Published

2024-01-27

How to Cite

Tri Zesar Saranani, M. F., Hidrawati, H., & Limi, M. A. (2024). Strategi Pemasaran Rujak Jambu Kristal (Psidium Guajava) di Kota Kendari Pada Masa New Normal. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(1), 6543–6554. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.8481

Similar Articles

<< < 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)