Harmoni di Pesantren, Model Pendidikan Multikultural Berbasis Kearifan Lokal

Authors

  • Fathurrozi Fathurrozi Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo

Keywords:

Islamic boarding school, multicultural education, local wisdom

Abstract

Pesantren adalah lembaga pendidikan tradisional di Indonesia yang fokus pada pendidikan agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan keuntungan dan tantangan yang terkait dengan penerapan model Pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal, serta memberikan rekomendasi tentang bagaimana pesantren dapat memperkuat pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal secara efektif.Metode penelitian yang digunakan dalam judul Harmoni di Pesantren, Model Pendidikan Multikultural Berbasis Kearifan Lokal menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan studi kasus.  Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis taksonomi. Untuk menguji kevalidan atau keabsahan data peneliti  menggunakan trianggulasi. Hasil penelitian.Untuk mewujudkan     keharmonisan santri di Pesantren Darus Sholihin ditanamkan  sikap  yang baik yang meliputi: 1) sikap saling menghormati dan menghargai,  2)  sikap  toleransi  yakni  menerima  perbedaan,  3) sikap  memberikan  rasa  nyaman  pada  lawan  bicara,  dan  4) sikap saling mendukung. Model pengembangan kurikulum berbasis kearifan lokal meliputi; Pengembangan Kurikulum yang Beragam, Pembelajaran Antar budaya, Pendidikan Nilai-Nilai Multikultural, Kolaborasi Komunitas dan Sekolah.

Downloads

Published

2023-12-31

How to Cite

Fathurrozi, F. (2023). Harmoni di Pesantren, Model Pendidikan Multikultural Berbasis Kearifan Lokal. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(6), 10222–10237. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/7239

Similar Articles

<< < 73 74 75 76 77 78 79 80 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.