Financial Management for "eV-Station-Electric Vehicle Charging Station" in Indonesia
Keywords:
Electric Vehicle (EV) development trend, Financial management of eV-Station in IndonesiaAbstract
Latar Belakang - Tren perkembangan Electric Vehicle (EV) dari tahun 2011 hingga tahun 2019 meningkat secara signifikan. Perkiraan kebutuhan tenaga listrik untuk konsumsi EV pada tahun 2021 maksimal sebesar 4.743 Giga Watt Hour (GWh), pada tahun 2022 meningkat menjadi 11.873 GWh dan prediksi pada tahun 2024 mencapai 38.491 GWh. Berdasarkan data perbandingan supply & demand SPKLU sampai dengan Juni 2022, total kebutuhan SPKLU sebanyak 917 unit sedangkan SPKLU yang sudah terbentuk baru 164 unit sehingga masih terdapat kebutuhan sebanyak 753 unit atau 82 persen dari total kebutuhan SPKLU sampai Juni 2022. “eV-Station” atau stasiun kendaraan listrik hadir untuk menjawab tantangan tersebut, eV-Station fokus menyediakan layanan pengisian kendaraan listrik yang dilengkapi dengan ruang tunggu yang nyaman dengan penyewa kedai kopi. eV-station juga memfasilitasi pelanggan dengan co-working space, fasilitas ini diperuntukkan bagi pelanggan yang tidak ingin kehilangan waktu sedetikpun untuk melakukan aktivitas bisnis. Perkiraan kebutuhan tenaga listrik untuk konsumsi EV pada tahun 2021 maksimal sebesar 4.743 Giga Watt Hour (GWh), pada tahun 2022 meningkat menjadi 11.873 GWh dan prediksi pada tahun 2024 mencapai 38.491 GWh. Berdasarkan data perbandingan supply & demand SPKLU sampai dengan Juni 2022, total kebutuhan SPKLU sebanyak 917 unit sedangkan SPKLU yang sudah terbentuk baru 164 unit sehingga masih terdapat kebutuhan sebanyak 753 unit atau 82 persen dari total kebutuhan SPKLU sampai Juni 2022. “eV-Station” atau stasiun kendaraan listrik hadir untuk menjawab tantangan tersebut, eV-Station fokus menyediakan layanan pengisian kendaraan listrik yang dilengkapi dengan ruang tunggu yang nyaman dengan penyewa kedai kopi. eV-station juga memfasilitasi pelanggan dengan co-working space, fasilitas ini ditujukan bagi pelanggan yang tidak ingin kehilangan waktu sedetik pun untuk melakukan aktivitas bisnis.







