Analisis Pragmatik Tuturan Requisitoir dan Pleidoi dalam Buku Proses Peristiwa Sultan Hamid II

Authors

  • Harianto Harianto Universitas Tanjungpura
  • Martono, A. Totok Priyadi Universitas Tanjungpura

Abstract

Tujuan penelitian ini (1) mendeskripsikan makna tuturan (1) konstatif, (2) performatif pada tuturan permintaan dan pledoi pada buku Proses Terjadinya Peristiwa Sultan Hamid II, dan (3) implementasi pembelajarannya di kelas XI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan yang terdapat dalam buku Proses Terjadinya Peristiwa Sultan Hamid II. Data dalam penelitian ini adalah tuturan bahasa empat tokoh yang ada dalam buku 'Proses Terjadinya Peristiwa Sultan Hamid II'. Hasil tuturan konstanta tutur tokoh jaksa penuntut umum memuat makna laporan, validasi, prediksi, referensi, penekanan data, dan informasi dengan makna penilaian, pengakuan, laporan, validasi fakta dan pembuktian fakta. Tidak ditemukan tuturan yang konstan pada tokoh Pak Surjadi. Tuturan Hakim berupa fungsi perlokusi performatif memberdayakan melalui tuturan konfirmatif berupa penilaian, evaluasi, validasi, dan inferensi dengan makna setuju, menyalahkan, klaim, penilaian pasrah dan rekomendasi. Makna tuturan performatif Sultan Hamid II berupa pengakuan bersalah, kecewa, pengakuan, sadar, menekankan, berjanji, bersumpah, keberatan. Makna tuturan performatif Bapak Surjadi di antaranya mengesahkan, menilai, mengevaluasi, mengklaim, dan menyimpulkan.

Downloads

Published

2023-09-22

How to Cite

Harianto, H., & Priyadi, M. A. T. (2023). Analisis Pragmatik Tuturan Requisitoir dan Pleidoi dalam Buku Proses Peristiwa Sultan Hamid II. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(4), 7939–7951. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/4031