Korelasi Pola Makan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester 3 Di Wilayah Puskesmas Sukorambi
Abstract
Abstrak
Latar Belakang : Tingginya angka anemia pada ibu hamil disebabkan oleh pola makan yang buruk selama kehamilan. Menurut SKI 2023, terdapat 27,7% kasus anemia pada ibu hamil di Indonesia. Hasil studi pendahuluan menunjukkan 40% ibu hamil anemia, 60% ibu hamil makan 1-2 kali/hari, 60% ibu hamil tidak makan protein hewani. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester 3 di Wilayah Puskesmas Sukorambi. Metode : menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional, melibatkan 62 responden dari 73 populasi yang dipilih secara proportionate random sampling. Instrumen menggunakan kuesioner dan hb meter digital. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil : sebagian besar responden memiliki pola makan cukup dan baik sebanyak 62,9% dan responden yang tidak anemia sebanyak 54,8%. Ada hubungan antara pola makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester 3 di Wilayah Puskesmas Sukorambi (p 0.011< α 0,05) dengan koefisien kontingensi 0,426 yang menunjukkan hubungan cukup kuat antara pola makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester 3 di Wilayah Puskesmas Sukorambi. Kesimpulan : ada hubungan antara pola makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester 3 di Wilayah Puskesmas Sukorambi, pola makan yang baik diikuti tidak terjadinya anemia. Saran : selama kehamilan ibu harus mengatur pola makan sesuai isi piringku agar tidak terjadi anemia.
Kata Kunci : Ibu Hamil; Kejadian Anemia; Pola Makan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nisa’atul Adibah, Eni Subiastutik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







