Peran Daarul Ibtida’ Al-Hasanah dalam Pembentukan Perilaku Religius (Studi Kasus: Warga RT 05/RW 01 Desa Cihideung Ilir, Dramaga, Bogor)

Authors

  • Rafinda Mutiara Putri IPB University
  • Nadia Rizki Afifah IPB University
  • Marisha Hersila IPB University
  • Malika Alya Raharjo IPB University
  • Fadhlan Nurfaqih IPB University

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v6i1.21385

Keywords:

religiusitas, perubahan sosial, gerakan sosial, struktur–agensi

Abstract

Pembentukan religiusitas merupakan topik yang menarik untuk dikaji karena praktik keagamaan di tingkat
lokal tidak hanya ditentukan oleh ajaran, tetapi juga oleh dinamika sosial yang berlangsung sehari-hari.
Di RT 05/RW 01 Desa Cihideung Ilir, keberadaan Daarul Ibtida' Al-Hasanah menunjukkan bagaimana
sebuah lembaga kecil dapat membangun ruang keagamaan yang berdampak pada perubahan perilaku
masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara
mendalam, dan dokumentasi untuk menelaah proses internalisasi nilai yang terjadi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kegiatan seperti pengajian anak, majelis taklim ibu-ibu, dan tahlilan membentuk
rutinitas keagamaan yang mendorong kedisiplinan, pembiasaan adab, dan meningkatkan partisipasi sosial.
Peran pendiri sebagai agen perubahan turut serta mengarahkan praktik keagamaan yang inklusif sehingga
memperkuat solidaritas dan kohesi sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa transformasi keagamaan yang
muncul merupakan hasil interaksi antara struktur sosial masyarakat dan lembaga tokoh lokal yang secara
konsisten menghasilkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.



References

A. Kinseng, R. (2017). Structugency: A Theory of Action. Sodality: Jurnal Sosiologi

Pedesaan. 5(2): 127-137. https://doi.org/10.22500/sodality.v5i2.17972

Ali, J. A. (2010). Tabligh Jama‘at: A transnational movement of Islamic faith regeneration.

European Journal of Economic and Political Studies, 3, 113–132.

Cnaan, R. A., & Milofsky, C. (Eds.). (2007). Handbook of community movements and

local organizations. Springer.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods

approaches (4th ed.). Sage Publications.

Giddens, A. (1984). The constitution of society: Outline of the theory of structuration.

University of California Press.

Hasanah, U. (2019). Majelis taklim and the shifting of religious public role in urban areas.

Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 13(1), 80–100.

https://doi.org/10.15575/idajhs.v12i1.4632

Hasibuan, S., Alpiansyah, M. F., Jihad, D., Rozi, F., & Ammar, A. (2025). Agama sebagai

institusi sosial (tinjauan literatur sosiologi agama). Perspektif: Jurnal Pendidikan

dan Ilmu Bahasa, 3(1), 175–183. https://doi.org/10.59059/perspektif.v3i1.2099

Junaidi, A. A. (2022). Muhammadiyah and the shifting interpretation of local religious

traditions. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 30(2), 169–194.

https://doi.org/10.21580/ws.30.2.16293

Khadijah. (2018). Paradigma metodologi dakwah dan perubahan sosial pada majelis

taklim. Al-Idarah: Jurnal Manajemen dan Administrasi Islam, 2(1), 39–60.

Murdaningsi, D. (2015). Inventarisasi gerakan keagamaan Islam di Indonesia.

Republika. https://m.republika.co.id/berita/dunia-Islam/religinusantara/15/07/05/nqzidb-inventarisasi-gerakan-keagamaan-Islam-diIndonesia

Muzakkiyah, N., & Suharman. (2016). Religiusitas, penyesuaian diri dan subjective wellbeing. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 5(1), 28–38.

Nugraha, F. (2016). Peran lembaga keagamaan dalam dinamika sosial umat Islam.

Jurnal Bimas Islam, 9(3), 469–498.

Oktaviansyah, A. C. (2021). Gerakan sosial keagamaan Jamaah Tabligh dalam

membangun religiusitas masyarakat (studi kasus Jamaah Tabligh Masjid AlIkhlas Tangerang). Jurnal Diskursus Pendidikan Sosiologi, 1(1), 34–45.

Padmiati, E. (2018). Menuju masyarakat berketahanan sosial melalui pemberdayaan

lembaga sosial lokal di Provinsi Kalimantan Tengah. Jurnal Penelitian

Kesejahteraan Sosial, 12(3), 263–275. https://doi.org/10.31105/jpks.v12i3.1253

Patton, M. Q. (2002). Qualitative research & evaluation methods (3rd ed.). Sage

Publications.

Rahmawati, E. (2018). Multikulturalisme dan tantangan moral di era globalisasi. Jurnal

Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(2), 233–240.

Sewell, William H., Jr, 1992. A Theory of Structure: Duality, Agency, and

Transformation. American Journal of Sociology. 98 (1): pp 1-29.

Spradley, J. P. (1980). Participant observation. Holt, Rinehart and Winston.

Stake, R. E. (1995). The art of case study research. Sage Publications.

Suwendi. (2024). Masjid Az-Zikra Sentul: Transformasi dari eco-masjid ke eco-sosial.

Jurnal Bimas Islam, 17(2), 365–402. https://doi.org/10.37302/jbi.v17i2.1385

Zahara, M. N. (2020). Gerakan hijrah: Pencarian identitas untuk Muslim milenial di era

digital. Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development, 2(1), 52–

65.

Downloads

Published

2026-01-05

How to Cite

Putri, R. M., Afifah, N. R., Hersila, M., Raharjo, M. A., & Nurfaqih , F. (2026). Peran Daarul Ibtida’ Al-Hasanah dalam Pembentukan Perilaku Religius (Studi Kasus: Warga RT 05/RW 01 Desa Cihideung Ilir, Dramaga, Bogor) . Innovative: Journal Of Social Science Research, 6(1), 48–62. https://doi.org/10.31004/innovative.v6i1.21385

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.