Implementasi sistem monitoring kelembapan tanah berbasis internet of things

Authors

  • Alwin Okta UIN Ar-Raniry Banda Aceh
  • Firmansyah Firmansyah UIN Ar-raniry Banda Aceh

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.21090

Abstract

Sektor pertanian memiliki peran penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan, namun Meskipun sektor pertanian memainkan peran penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan, metode manual untuk mengelola kelembapan tanah masih kurang akurat. Dalam penelitian ini, mikrokontroler ESP32, yang terintegrasi dengan platform ThingSpeak, digunakan untuk mengembangkan sistem yang melacak kelembapan tanah. Tiga jenis sensor, Capacitive Soil Moisture Sensor v1.2, Soil Moisture Sensor FC-28, dan Waterproof & Anti-Karat Sensor, diuji dan dibandingkan pada media yang digunakan untuk menanam cabai, tomat, dan terong. Untuk mengukur akurasi, data diperoleh secara real-time dan dianalisis dengan metode Mean Absolute Error (MAE) dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor kapasitif v1.2 memiliki akurasi terbaik dengan MAE 6,4 dan MAPE 7% pada tomat, sedangkan sensor FC-28 memiliki akurasi sedang dan sensor waterproof memiliki kesalahan terbesar. Temuan ini menegaskan bahwa sensor kapasitif lebih direkomendasikan untuk sistem monitoring kelembapan tanah berbasis IoT karena lebih akurat dan efisien.

Downloads

Published

2025-08-31

How to Cite

Okta, A., & Firmansyah, F. (2025). Implementasi sistem monitoring kelembapan tanah berbasis internet of things. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(4), 10959–10969. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.21090