Mengembangkan Kemampuan Kerja Sama Anak Menggunakan Model Project Based Learning, Metode Demostrasi dan Media Kotak Pintar (Kopin) Pada Anak Kelompok B
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20780Keywords:
Demostrasi, Kerja Sama, Kotak Pintar (kopin), Project Based learningAbstract
Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan anak dalam membangun kerja sama, yang tercermin dari kurangnya interaksi, komunikasi, partisipasi, serta rasa tanggung jawab saat bermain atau mengerjakan tugas kelompok. Jika kondisi ini dibiarkan, dikhawatirkan dapat menghambat perkembangan sosial anak. Untuk menjawab tantangan tersebut, diterapkan Model Project Based Learning, metode demonstrasi, dan media Kotak Pintar (Kopin) melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) selama tiga kali pertemuan di TK Islam Khadijah Plus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas anak, sekaligus menganalisis perkembangan kemampuan kerja sama mereka. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aktivitas guru dan aktivitas anak, serta kemampuan kerja sama yang terus bertumbuh. Pada pertemuan ketiga, aktivitas anak tercatat sebesar 87,5% dalam kategori “Hampir Seluruh Anak Aktif,” sedangkan kemampuan kerja sama mencapai 83,3% pada kategori “Berkembang Sangat Baik.” Pendekatan ini terbukti efektif dalam mendukung perkembangan sosial emosional anak.
References
Alpian, Y., Anggraeni, S. W., Wiharti, U., & Soleha, N. M. (2019). Pentingnya Pendidikan Bagi Manusia. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14.
Aqobah, Q. J., Ali, M., Decheline, G., & Raharja, A. T. (2020). Penanaman Perilaku Kerjasama Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisonal. 5 (2)(2), 134–142.
Elsa, T. E. (2022). Pengaruh Penerapan Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Kemampuan Kerja Sama Anak Usia Dini. Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(2), 76–83. https://doi.org/10.30631/smartkids.v4i2.117
Huliyah, M. (2016). Hakikat Pendidikan Anak Usia Dini.
Khadijah, M. A., & Zahriani, N. jf. (2021). Perkembangan sosial anak usia dini teori dan strateginya.
Khairunnisa, A. D., & Darmiyati, D. (2023). Menumbuhkan Sikap Disiplin Melalui Model Project Based Learning Melalui Anak Usia Dini. 3(2), 60–70.
Muriyani, K. T. (2020). Penerapan Metode Demostrasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia 4 Sampai 5 Tahun Di Tk Aisyiyah 61 SukomanunggalSurabaya.
Nofita, D. A. (2020). Model Pengembangan Permainan Lompat Tali Terhadap Kerjasama dan Kemandirian anak Usia 5-6 Tahun Tk Angkasa Lanud Soewondo.
Nurgiansah, T. H., Pratama, F. F., & Nurchotimah, A. S. I. (2021). Penelitian tindakan kelas dalam pendidikan kewarganegaraan.
Nurmalitasari, F. (2015). Perkembangan Sosial Emosi pada Anak Usia Prasekolah. Buletin Psikologi, 23(2), 103. https://doi.org/10.22146/bpsi.10567
Prabandari, I. R., & Fidesrinur, F. (2019). Meningkatkan Kemampuan Bekerjasama Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Metode Bermain Kooperatif. Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI), 1(2), 96. https://doi.org/10.36722/jaudhi.v1i2.572
Ramelan, H., & Surnaya, D. (2021). Analisis kemampuan kerjasama dalam perilaku sosial anak usia dini.
Zein, M. (2016). Peran Guru dalam Pengembangan Kurikulum Pembelajaran. Tsaqofah, 3(1), 23–38. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v3i1.732
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Munawarah Munawarah, Tika Puspita Widya Rini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







