Analisis Kondisi Aksesibilitas Destinasi Wisata Air Terjun Saka Dua di Desa Sungai Batu Kabupaten Sanggau

Authors

  • Seravina Seravina Universitas Tanjungpura
  • Maria Ulfah Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Ludovicus Manditya Hari Christanto Universitas Tanjungpura Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20608

Keywords:

Aksesibilitas, Air Terjun Saka Dua

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis aksesibilitas antara lain alternatif jalan, kondisi jalan, jarak tempuh, waktu tempuh, alat transportasi, dan biaya kunjungan wisata di objek wisata Air Terjun Saka Dua di Desa Sungai Batu Kabupaten Sanggau. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dan kuntitatif. Berdasarkan hasil analisis, kondisi aksesibilitas jalan menuju Air Terjun Saka Dua memiliki kondisi jalan yang cukup memprihatinkan untuk para wisatawan. Kondisi jalan menuju Air Terjun Saka Dua dari Kota ke Desa pada saat musim penghujan memiliki kondisi jalan yang naik turun bukit, licin, berlumpur dan juga sempit. Berbanding berbeda Aksesibilitas jalan menuju Air Terjun Saka Dua pada saat musim kemarau maka para wisatawan harus memilih perjalanan dengan jalur lain di karenakan pada saat musim kemarau kondisi sungai yang surut membuat bebatuan dan akar-akar yang besar timbul ke permukaan sehinggga wisatawa harus menempuh jalur yang lain dengan memerlukan jarak tempuh 1-2 jam. Berdasarkan analisis aksesibilatas jalan yang kurang memadai tentunya menjadi faktor kurang minatnya wisatawan untuk datang ke Air Terjun Saka Dua. Kurangnya minat wisatawan untuk datang ke Air Terjun Saka Dua tentunya berdampak terhadap ekonomi beberapa masyarakat yang tentunya mengharapkan penghasilan dari adanya wisatawan yang menyewa speedboat yang juga menjadi salah satu transportasi yang digunakan untuk menuju Air Terjun Saka Dua. Sehingga dapat diketahui hasil dari penelitian ini menunjukan Analisis aksesibilitas jalan menuju Air Terjun Saka Dua belum memadai sehingga aksesibilitas jalan menuju Air Terjun Saka Dua menjadi kelemahan utama dalam pencapaian pusat-pusat kegiatan wisata dan pendukung pengembangan wisata Air Terjun Saka Dua.

References

Ahmad & Mukaddas. 2017. Kondisi Eksisting Destinasi Pariwisata Pantai Lasiana Kota Kupang Berdasarkan Atraksi, Aksesibilitas, Fasilitas, Kelembagaan, Dan Eksistem Pariwisata http://103.149.47.33/index.php/jki/article/view/147/62

Arjana, G.B. (2015). Geografi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Badan Pusat Statistik (2021) Kabupaten Sanggau Dalam Angka. Pontianak. BPS

Dwi Rita Nova, Deana, and Novi Widiastuti. 2019. “Pembentukan Karakter

Mandiri Anak Melalui Kegiatan Naik Transportasi Umum.” Comm-Edu (Community Education Journal) 2(2):113. doi: 10.22460/comm-edu.v2i2.2515.

Enok Maryani.(2019). Geografi Pariwisata. Ombak: Yogyakarta Gunardo.(2014). Geografi Transportasi. Ombak: Yogyakarta

I Gusti Bagus Arjana.(2020). Geografi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Katalog Dalam Terbitan: Depok

Nur Asriati, dkk. (2019). Pedoman Penulisan Kasya Ilmiah. Pontianak : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Tanjungpura

Peraturan Daerah.(2017). Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Tahun 2019-2024. Pemerintah Daerah : Kabupaten Sanggau

Ramang Husin Demolingo.(2015). Strategi Pengembangan Destinasi Wisata Desa Bongo, Kabupaten Gorontalo. JUMPA Volume 1 Nomor 2

Riska Aprilia Ayuningtyas D, Sri Hidayati Djoeffan. (2021). Strategi Pengembangan Pariwisata di Sepanjang Sungai Kapuas Kota Pontianak. Universitas Islam Bandung: Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota.

Rizki Adityaji.(2018). Formula Strategi Pengembangan Destinasi Pariwisata dengan Menggunakan Metode Analisis SWOT : Studi kasus Kawasan Pecinan Kapasan Surabaya. Fakultas Pariwisata Universitas Ciputra Surabaya: Jurnal Pariwisata Pesona

Sugiono.(2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R&D. Bandung: Alfabeta

Sugiyono.(2016). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta

Sugiyono.(2018). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta

Timpal, Greyti S. J., Theo K. Sendow, and Audie L. E. Rumaya. 2018. “Analisa Kapasitas Berdasarkan Pemodelan Greenshield, Greenberg Dan Underwood Dan Analisa Kinerja Jalan Pada Ruas Jalan Sam Ratulangimanado.” Sipil Statik 6(8):2337–6732.

Titirlolobi, Angelina Indri, Lintong Elisabeth, and James A. Timboeleng. 2016. “Analisa Kinerja Ruas Jalan Hasanuddin Kota Manado.” Jurnal Sipil Statik 4(7):423–31.

Yoeti, O.A. (2016). Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata, Jakarta : BalaiPustaka.

Yunus, Hadi S. (2008). Konsep dan Pendekatan Geografi. Makalah Dipresentasikan Dalam Sarasehan Forum Pimpinan Pendidikan Tinggi Geografi Indonesia, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

https://www.kompasiana.com/muhammadjamil1597/65ce53ae12d50f71ac434563/

definisi-destinasi-wisata-menurut-para-ahli-elemen-dasar-dari-destinasi-wisata

https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/glory/article/download/11711/5808/

Downloads

Published

2025-08-04

How to Cite

Seravina, S., Ulfah, M., & Hari Christanto, L. M. (2025). Analisis Kondisi Aksesibilitas Destinasi Wisata Air Terjun Saka Dua di Desa Sungai Batu Kabupaten Sanggau. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(4), 7304–7315. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20608

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.