Penerapan Model Four-D (4D) dalam Pengembangan Media Video Materi Keanekaragaman: Meningkatkan Toleransi dan Kebhinekaan pada Peserta Didik
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20396Keywords:
Model Pengembangan 4D, Media Video, Toleransi, KebhinekaanAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan rancagan proses pengembangan media video materi keanekaragaman: meningkatkan tolerasi dan kebhinekaan pada peserta didik sebagai tugas mata kuliah Pengembangan Materi dan Pembelajaran PKN SD. Sehingga dengan hasil penelitian ini dapat memudahkan guru dan peserta didik dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini adalah jenis penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan 4D yang dikembangkan oleh Thiagaradjan. Model 4D terdiri dari 4 tahap, yaitu: 1) Define (Pendefinisian) merupakan tahap untuk mengidentifikasi tujuan pengembangan, sasaran audiens, konteks pembelajaran, dan analisis kebutuhan pengembangan media video, 2) Design (Perancangan) sebagai tahap untuk pemilihan format, konten, fitur media video, serta skenario, 3) Develop (Pengembangan) merupakan tahap yang melibatkan produksi, pengeditan, dan pengujian media video oleh para ahli serta mahasiswa sebagai sasaran audiens, 4) Disseminate (Penyebaran) merupakan tahap untuk mendistribusikan atau menyebarkan media video yang telah selesai dikembangkan kepada mahasiswa pada mata kuliah kompetensi pembelajaran. Tahap penyebaran (disseminate) tidak dilakukan dikarenakan waktu serta kondisi yang kurang memungkinkan, dan pada tahap pengembangan (develop) tujuan penelitian telah tercapai dimana media pembelajaran yang dikembangkan telah diketahui sejauh mana kelayakannya untuk diterapkan dalam proses pembelajaran. Tingkat kelayakan media pembelajaran diketahui dari hasil validasi oleh ahli materi dan ahli media.
References
Arsyad, A. (2011). Media pembelajaran. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada
Astutik, M., & Rusimanto, P. W. (2016). Pengembangan media pembelajaran multimedia interaktif berbantu software Lectora Inspire. Jurnal Pendidikan Teknik Elektro, 5(1), 1–6.
Barlow, J. (2000). Teaching tolerance: A handbook for educators. Montgomery, AL: Southern Poverty Law Center.
Efendi, R., & Jalinus, N. (2020). Pengaruh penggunaan media video terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 17(2), 145–151. https://doi.org/10.24036/jptk.v17i2.106387
Hamalik, O. (1994). Media pendidikan. Bandung: Alumni.
Hidayat, D. R., & Suherman, A. (2021). Media pembelajaran berbasis video dalam meningkatkan nilai karakter toleransi siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 89–99. https://doi.org/10.21831/jpk.v11i1.37402
Kurniawan, B., & Permana, A. (2021). Implementasi model 4D dalam pengembangan media pembelajaran interaktif. Edutech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran, 7(1), 25–33. https://doi.org/10.30595/edutech.v7i1.9421
Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York: Bantam Books.
Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). New York: Cambridge University Press.
Mulyatiningsih, E. (2011). Metode penelitian terapan bidang pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Nussbaum, M. C. (1997). Cultivating humanity: A classical defense of reform in liberal education. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Padmo, D., et al. (2004). Peningkatan kualitas belajar melalui teknologi pembelajaran. Jakarta: Pustekkom Depdiknas.
Prawiradilaga, D. S., & Siregar, E. (2012). Mozaik teknologi pendidikan. Jakarta: Prenada Media Group.
Putri, F. R., & Hidayatullah, R. (2022). Media pembelajaran berbasis video animasi untuk pendidikan karakter toleransi. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(2), 177–188. https://doi.org/10.21009/jtp.v24i2.27678
Riyanto, Y. (2014). Paradigma baru pembelajaran. Surabaya: Kencana.
Rusman. (2013). Metode-metode pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Sadiman, A. S., Rahardjo, R., Haryono, A., & Rahardjito. (2009). Media pendidikan: Pengertian, pengembangan, dan pemanfaatannya. Jakarta: Rajawali Pers.
Sriadhi. (2018). Instrumen penilaian multimedia pembelajaran. Medan: Universitas Negeri Medan.
Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suprapto, E., & Nugroho, H. (2020). Pengembangan video edukasi berbasis animasi untuk meningkatkan nilai karakter siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi, 1(2), 55–63.
UNESCO. (1995). Declaration of principles on tolerance. Paris: UNESCO.
Yulianti, L., & Hidayati, N. (2019). Implementasi pendidikan multikultural untuk membentuk sikap toleransi peserta didik. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 1(2), 98–105.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Selfia Montori, Susan N.H Jacobus

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







