Evaluasi Efektifitas Infrastruktur Pembasahan Gambut (IPG) Berupa Sekat Kanal untuk Optimalisasi Pembasahan Pada Lahan Gambut (Studi Kasus: Kelurahan Teluk Makmur, Kota Dumai)

Authors

  • Fina Dyah Utami Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi
  • Dimas Aji Purnomo Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi
  • Heri Sujatmiko Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.19928

Keywords:

Sekat Kanal, Gambut, Rewetting, Infrastruktur, Tinggi Muka Air Tanah

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas infrastruktur pembasahan gambut (IPG) berupa sekat kanal sebagai strategi rewetting pada lahan gambut di Kelurahan Teluk Makmur, Kota Dumai, Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan data primer dari observasi lapangan yang   dilaksanakan pada tanggal 08 Oktober 2024 s/d 13 Oktober 2024  dan data sekunder dari institusi terkait. Hasil survei menunjukkan bahwa kondisi fisik sekat kanal mengalami kerusakan berat, termasuk komponen utama seperti pelimpas dan cerucuk penahan. Selain itu, hasil pengukuran tinggi muka air tanah (TMAT) memperlihatkan tidak adanya perbedaan signifikan antara sisi hulu dan hilir, menandakan kegagalan fungsi sekat kanal dalam menaikkan muka air tanah. Dengan demikian, sekat kanal yang ada tidak lagi efektif dalam mendukung pembasahan lahan gambut secara optimal.

References

Abarca, R. M. (2021). Permen LHK Nomor 2 Tahun 2021; Restorasi Gambut. Nuevos Sistemas de Comunicación e Información, 2013–2015.

Afriyanti, A., Syarif, M., & Achnopha, Y. (2022). Evaluasi Tinggi Muka Air Tanah Gambut Pada Lahan Pasca Terbakar di Areal Hutan Lindung Gambut Londerang Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Jurnal Agroecotania: Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian, 4(2), 29–40. https://doi.org/10.22437/agroecotania.v4i2.20439

Agus, F., & Made, I. G. (2008). Lahan Gambut: Potensi untuk Pertanian dan Aspek. In Iv. Potensi Lahan Gambut Untuk Pertanian.

Alfarisyi, H., Sutikno et al. 2020. Analisis Pembasahan Lahan Gambut Akibat Pembangunan Sekat Kanal (Studi Kasus: Desa Lukun, Kabupaten Kepulauan Meranti), 14(1):45-52

Badan Restorasi Gambut dan Mangrove. (2023). Penilaian Efektifitas KHG Sungai Siak – Sungai Kampar Provinsi Riau. Menteng, Jakarta Pusat.

Badan Restorasi Gambut (BRG) Republik Indonesia. (2017). Modul Pelatihan Pembangunan Infrastruktur Pembasahan Gambut Sekat Kanal Berbasis Masyarakat.

Hafiz Alfarisyi, Sutikno, S., & Rinaldi. (2020). Analisis Pembasahan Lahan Gambut Akibat Pembangunan Sekat Kanal (Studi Kasus: Desa Lukun, Kabupaten Kepulauan Meranti). Jurnal Teknik, 14(1), 45–52. https://doi.org/10.31849/teknik.v14i1.3347

Kehutanan, K. L. H. dan. (2019). Peraturan Direktur Jendral - Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan.pdf.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia, 2017. Nomor. P.15/MENLHK/SETJEN/KUM.1/2/2017 Tentang Tata Cara Pengukuran Muka Air Tanah Di Titik Penaatan Ekosistem Gambut.

Kementerian PUPR (2014) Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 12/PRT/M/2014 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan. Indonesia.

Kementrian PUPR (2012) ‘Buku Jilid IA Tata Cara Penyusunan Rencana Induk Sistem Drainase Perkotaan’, in Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman. Tahun 2012. Jakarta, p. 149.

Norhalimah, N., Ruslan, M., & Suyanto, S. (2021). Analisis Tinggi Muka Air Tanah Dan Pemetaannya Di Lahan Gambut Kawasan Hutan Lindung Liang Anggang Kalimantan Selatan. Jurnal Sylva Scienteae, 4(4), 751. https://doi.org/10.20527/jss.v4i4.3953

Peraturan Direktur Jendral Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, 2018. Nomor P.3/PPKL/PKG/PKL.0/3/2018 Tentang Pedoman Pembangunan Infrastruktur Pembasahan untuk Pemulihan Ekosistem Gambut.

Peraturan Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove, 22021. Nomor P.12/KaBRGM/2021 Tentang Petunjuk Teknis Pemeliharaan dan Perbaikan Infrastruktur Pembasahan Gambut Lingkup Badan Restorasi Gambut.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia, 2016. Nomor 57 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut.

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia, 2017. Nomor P.16/Menlhk/Setjen/Kum.1/2/2017 Tentang Pedoman Teknis Pemulihan Fungsi Ekosistem Gambut.

Ruswanti, D. (2020). Pengukuran Performa Support Vector Machine Dan Neural Netwok Dalam Meramalkan Tingkat Curah Hujan. Gaung Informatika, 13(1), 66–75.

Suripin (2004) Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan. 1st edn. Edited by Suripin. Yogyakarta: CV. Andi Offset.

Sutikno, S., Saputra, E., & Yusa, M. (2021). Model Hidrolika untuk Analisis Efektifitas Penyekatan Kanal di Lahan Gambut. Jurnal Teknik, 15(1), 76–84. https://doi.org/10.31849/teknik.v15i1.5802

Triadi, L. B. B. (2020). Restorasi Lahan Rawa Gambut Melalui Metode Rewetting Dan Paludikultur. Jurnal Sumber Daya Air, 16(2), 103–118. https://doi.org/10.32679/jsda.v16i2.677

Triatmodjo, Bambang.2008. Hidrologi Terapan. Beta Offset, Yogyakarta.

Downloads

Published

2025-06-28

How to Cite

Utami, F. D., Purnomo, D. A., & Sujatmiko, H. (2025). Evaluasi Efektifitas Infrastruktur Pembasahan Gambut (IPG) Berupa Sekat Kanal untuk Optimalisasi Pembasahan Pada Lahan Gambut (Studi Kasus: Kelurahan Teluk Makmur, Kota Dumai). Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(3), 7558–7576. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.19928

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.