Analisis Overall Equipment Effectiveness Pada Stone Crusher CV Kalimantan Makmur

Authors

  • Nasrullah Nasrullah Universitas Palangka Raya
  • Lisa Virgiyanti Universitas Palangka Raya
  • Noveriady Noveriady Universitas Palangka Raya
  • Novalisae Novalisae Universitas Palangka Raya
  • I Putu Putrawiyanta Universitas Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.19832

Keywords:

overall equipment efectiveness, OEE, six big losses, stone crusher

Abstract

Crusher merupakan peralatan utama untuk menghancurkan batu berukuran besar menjadi lebih kecil, namun sering mengalami downtime yang menyebabkan penurunan efektivitas dan output produksi di CV Kalimantan Makmur. Penelitian ini bertujuan melihat nilai overall equipment effectiveness (OEE) mesin crusher guna mengidentifikasi area perbaikan. Metode kuantitatif digunakan dengan menganalisis tiga komponen OEE (availability, performance, dan quality) berdasarkan data operasional. Kerangka six big losses diterapkan untuk mengenali sumber utama inefisiensi. Hasil menunjukkan rata-rata OEE sebesar 23,54%, jauh di bawah standar ideal 85%. Rata-rata availability sebesar 49,63%, dipengaruhi oleh downtime dan keterlambatan pasokan material. Performance sebesar 47,44% karena kecepatan mesin yang tidak optimal. Tingkat quality mencapai 100%, menandakan tidak ada produk cacat. Penyebab kerugian terbesar adalah idling dan minor stoppage (40,5%), diikuti setup, kerusakan mesin, dan kecepatan rendah. Faktor utama meliputi kekosongan material di hopper, batu menyangkut di jaw crusher, dan gangguan operasional. Hasil ini menunjukkan perlunya perbaikan pemeliharaan dan penanganan material.

References

Candra, S. A., & Achmadi, F. (2022). Optimasi performa mesin gyratory crusher I dengan menggunakan metode OEE & Six Big Losses di PT XYZ. Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan, 2.

Currie, J. M. (1973). Unit operation in mineral processing. Columbia: British Columbia Institute of Technology.

De Ron, A. J., & Rooda, J. E. (2006). OEE and equipment effectiveness: an evaluation. International Journal of Production Research, 44(23), 4987–5003.

Dian, N. R., & Yulhendra, D. (2019). Optimalisasi kinerja Limestone Crusher IIIA (LSC IIIA) dengan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk memenuhi target produksi Limestone di PT. Semen Padang Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang, Sumatera Barat. Journals Mining Engineering: Bina Tambang, 4(3), 143–153.

Finalta, M. A., Apriani, A., & Zahar, W. (2021). Evaluasi kinerja Limestone Crusher IIIB untuk memenuhi nilai Overall Equipment Effectiveness 85% di PT. Semen Padang. Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL, 9(2).

Gantara, B., Pulungan, L., & Guntoro, D. (2016). Analisis kinerja pabrik peremuk (crushing plant) batuan andesit dalam upaya memaksimalkan kapasitas produksi di PT Lotus SG Lestari. Prosiding Teknik Pertambangan, 625–630.

Hairiyah, N., Rizki, R., & Wijaya, R. A. (2019). Analisis total productive maintenance (TPM) pada stasiun kernel crushing plant (KCP) di PT. X. Jurnal Teknologi Pertanian Andalas, 23(1), 103–110.

Has, F. F., & Ramadani, R. N. (2022). Evaluasi kinerja crushing plant menggunakan metode OEE dan hubungannya dengan Production Rate Index (PRI) di PT Gunung Lagadar Abadi, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Bandung Conference Series: Mining Engineering, 2(2).

Kamari, S. (n.d.). Analisis dan pengukuran nilai Overall Equipment Effectiveness sebagai langkah peningkatan efektivitas mesin coal crusher PT. Multi Harapan Utama. Indikator, 4(3), 353–566.

Mahsyar, A. A. (2023). Evaluasi kinerja crushing plant produksi batu andesit untuk memenuhi target produksi 150 ton jam di PT Gunung Bumi Perkasa, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat (Bachelor's thesis). Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Murod, A. N., et al. (2019). Analisa nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada unit fertilizer plant PT Energi Agro Nusantara (PhD thesis). Universitas Internasional Semen Indonesia.

Panjaitan, M. T. (2023). Analisis Overall Equipment Effectiveness pada barge loading conveyor (BLC) PT Mitra Barito. Steam Engineering, 4(2), 125–131.

Shafitri, D. O., Larasati, A., & Hajji, A. M. (2022). Peningkatan nilai Overall Equipment Effectiveness mesin stone crusher dengan menggunakan pendekatan Total Productive Maintenance (studi kasus PT. Brantas Abipraya). Industri Inovatif: Jurnal Teknik Industri, 12(2), 73–87.

Sisiliani, F. T., & Wulandari, I. A. S. (2024). Analysis of the effectiveness of batching plant machines using Overall Equipment Effectiveness (OEE) and Analytical Hierarchy Process (AHP): Analisis efektivitas mesin batching plant menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Analytical Hierarchy Process (AHP).

Singh, S., Khamba, J. S., & Singh, D. (2021). Analysis and directions of OEE and its integration with different strategic tools. Proceedings of the Institution of Mechanical Engineers, Part E: Journal of Process Mechanical Engineering, 235(2), 594–605.

Sohal, A., et al. (2010). Implementation of OEE – issues and challenges. Competitive and sustainable manufacturing products and services, 1–8.

Yanto, H., & Arief, D. S. (2018). Analisis efektivitas mesin stone crusher dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada PT. Vira Jaya Riau Putra. Jom FTEKNIK, 5(2), 2–6.

Downloads

Published

2025-08-21

How to Cite

Nasrullah, N., Virgiyanti, L., Noveriady, N., Novalisae, N., & Putrawiyanta, I. P. (2025). Analisis Overall Equipment Effectiveness Pada Stone Crusher CV Kalimantan Makmur. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(4), 9206–9216. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.19832

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>