Fenomena Hazing sebagai Pemicu Tawuran Pelajar STM di Jakarta Berdasarkan Perspektif Teori Sub-Culture of Violence
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.19315Abstract
Pendidikan menjadi prioritas utama negara dalam membangun negara maju dan masyarakat berkualitas. Generasi muda yang berkualitas menjadi faktor yang sangat penting dalam membangun sebuah negara maju. Berbagai permasalahan yang terjadi dalam lingkup pendidikan menjadi tugas negara demi kemajuan negara tersebut. Contoh permasalahan yang kerap ditemui dalam lingkup pendidikan adalah perilaku hazing sebagai pemicu tawuran antar pelajar. Dalam penelitian ini, penulis membahas periilaku hazing pada STM di Jakarta. Budaya senioritas yang negatif menjadikan pelajar harus mengikuti peraturan senior. Pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya “budaya senioritas” yang tidak melibatkan kekerasan dalam lingkungan pendidikan merupakan hal penting untuk dijadikan pembahasan dalam penelitian yang dikaji. Peneliti menggunakan sub-culture of violence theory dengan metode penelitian kualitatif deskriptif.
Kata kunci : Senioritas, Sub-Culture of Violence Theory, Tawuran antar Pelajar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Kharisma Dara Gita Nantara, Untung Sumarwan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







