Representasi Isu Lingkungan dalam Media Arus Utama Indonesia: Sebuah Analisis Wacana Krfitik
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v5i2.18838Abstract
Isu lingkungan hidup menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Media massa, sebagai agen pembentuk opini publik, memiliki peran penting dalam merepresentasikan realitas ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana isu lingkungan direpresentasikan dalam media arus utama Indonesia, khususnya Kompas.com dan Detik.com, melalui pendekatan analisis wacana kritis model Norman Fairclough. Metode ini digunakan untuk mengungkap struktur teks, praktik diskursif, serta konteks sosial-politik yang membentuk pemberitaan lingkungan. Data diambil dari artikel berita selama periode Januari–Desember 2024 dengan kata kunci seperti “lingkungan hidup,” “krisis iklim,” dan “deforestasi.” Hasil penelitian menunjukkan bahwa media cenderung menyajikan isu lingkungan secara teknokratis, depolitisasi, dan minim partisipasi komunitas lokal. Narasi yang dominan berasal dari aktor negara atau korporasi, sementara suara masyarakat terdampak seringkali tersingkirkan. Kesimpulannya, media arus utama belum sepenuhnya menjalankan fungsi kritis dalam isu lingkungan dan justru berkontribusi dalam reproduksi wacana hegemonik. Studi ini merekomendasikan perlunya penguatan jurnalisme lingkungan yang lebih berpihak pada keadilan ekologis dan partisipatif.
Kata kunci: lingkungan, media, wacana kritis, representasi, ekologi
References
Agustinus, F. (2021). Politik Sumber Daya Alam dan Pengelolaan Lingkungan di Indonesia: Kajian Studi Kasus di Kalimantan. Jurnal Studi Lingkungan, 5(2), 89-105.
Andreas, S. (2020). Komodifikasi Lingkungan dan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Kalangan Kalangan Urban. Jurnal Ekologi dan Masyarakat, 18(3), 45-58.
Hidayah, S. (2019). Kritik terhadap Representasi Lingkungan dalam Pemberitaan Media Arus Utama di Indonesia. Jurnal Komunikasi dan Media, 14(1), 23-42.
Pramudito, D. (2020). Diskursus Media dan Isu Lingkungan: Sebuah Kajian Wacana Kritis. Jurnal Komunikasi, 12(2), 89-102.
Pratiwi, D. (2021). Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Ekologi, 10(3), 112-128.
Raharjo, T. (2018). Politik Ekologi dan Peran Negara dalam Krisis Lingkungan. Jurnal Politik dan Sosial, 11(1), 15-29.
Sihombing, R. (2022). Krisis Iklim dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Manusia di Indonesia. Jurnal Perubahan Iklim, 7(1), 14-30.
Siregar, A. (2019). Teknokratisme dalam Pemberitaan Isu Lingkungan: Analisis Wacana pada Media Arus Utama. Jurnal Ilmu Komunikasi, 14(4), 201-214.
Suharto, M. (2021). Pemihakan Media terhadap Masyarakat Adat dalam Isu Lingkungan. Jurnal Sosial dan Budaya, 17(2), 135-148.
Suryani, A. (2021). Analisis Wacana Kritis: Teori dan Penerapannya dalam Penelitian Media. Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(4), 101-115.
Yuliana, L., & Sari, R. (2020). Media dan Lingkungan: Representasi Wacana dalam Berita Lingkungan di Indonesia. Jurnal Sosial dan Politik, 17(2), 54-71.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sefira Amelia Rosadha, Reisya Diva Maharani Putri, Tannia Alfianti Putri, Nuril Ahmad

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







