Hubungan Konsumsi Minuman Manis Kemasan dengan Status Gizi Mahasiswa dan Pekerja Akademik Optometri FKIK UKRIDA Tahun 2024

Authors

  • Inggrid Osya Far Far Universitas Kristen Krida Wacana
  • Muhammad Fauzi Universitas Kristen Krida Wacana
  • Clara July Universitas Kristen Krida Wacana
  • Sheren Chrishania Universitas Kristen Krida Wacana
  • Trisia Windy Universitas Kristen Krida Wacana

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v5i1.18626

Keywords:

Minuman manis, Status gizi

Abstract

Minuman manis kemasan merupakan minuman yang padat kalori dengan indeks glikemik yang tinggi. Minuman manis merupakan minuman yang sering dikonsumsi semua orang. Tingkat obesitas pada orang Indonesia dilaporkan meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan konsumsi minuman manis kemasan dengan status gizi mahasiswa dan pekerja akademik program studi Optometri FKIK UKRIDA Tahun 2024. Desain yang digunakan pada penelitian yaitu analitik cross sectional, pengambilan data dengan metode convenience sampling. Tempat penelitian di Jakarta, pada Juli 2024. Subjek penelitian meliputi 39 responden, yang didapatkan berdasarkan kriteria inklusi yaitu mahasiswa dan pekerja akademik FKIK UKRIDA. Hasil dari penelitian didapatkan usia 17-22 tahun : 25-45 tahun = 56.4 % : 43.6%. Jenis kelamin laki-laki : perempuan = 61.5% : 38.5%. Status gizi berat badan kurang 7.7% ; berat badan normal 33.3% ; berat badan berlebih 59.0%. Pada ujian Chi square minuman manis kemasan dengan status gizi didapatkan P= 0.002 (<0.05). Kesimpulan : Terdapat hubungan bermakna konsumsi minuman manis dengan status gizi.

References

Sánchez-Pimienta T.G, Batis C, Lutter CK, Rivera JA. Sugar-sweetened beverages are the main sources of added sugar intake in the Mexican population. J. Nutr. 2016;146:1888S–1896S.`doi: 10.3945/jn.115.220301.

Mohammadbeigi A, Asgarian, A, Moshir, E, Heidari H, Afrashteh, dkk. Fast food consumption and overweight/obesity prevalence in students and its association with general and abdominal obesity. Journal of preventive medicine and hygiene.2018;59(3), E236.

World Health Organization. Guideline: Sugars intake for adults and children. World Health Organization; Geneva, Switzerland. 2015.

Bipasha MS, Raisha TS, Goon S. Sugar sweetened beverages consumption among university students of Bangladesh. International journal of public health science. 2017;6(3):16.

Kemenkes RI. Buku saku pemantauan status gizi (PSG). Direktorat Gizi Masyarakat Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat. 2018.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Soda dan Minuman Berenergi Tingkatkan Risiko Kematian Dini. 2018; Jakarta: Kementerian RI. http://p2ptm.kemkes.go.id/artikel-sehat/soda-dan[1]minuman-berenergi-tingk atkan-risiko-kematian-dini. diakses Oktober 2020.

Jimenez-Mora MA, Nieves-Barreto LD, Montaño-Rodríguez A, Betancourt-Villamizar EC, Mendivil C.O. Association of overweight, obesity and abdominal obesity with socioeconomic status and educational level in Colombia. Diabetes Metab. Syndr. Obes. 2020;13:1887–1898. doi: 10.2147/DMSO.S244761.

Hardy LL, Bell J, Bauman A, & Mihrshahi S. Association between adolescents consumption of total and different types of sugar-sweetened beverages with oral Health impacts and weight status. 2017;1–5. https://doi.org/10.1111/1753-6405.12749

Chen L, Appel LJ, Loria C, Lin PH, Champagne CM, dkk. Reduction in consumption of sugar sweetened beverages is associated with weight loss: the PREMIER trial. The American Journal of Clinical Nutrition. 2015: 89(5): 1305.

Fahri S. Konsumsi minuman manis kemasan pada mahasiswa prodi gizi universitas negeri surabaya. Jurnal Gizi Universitas Negeri Surabaya. 2022;2(2): 96.

Qoirinasari Q, Simanjuntak BY, Kusdalinah K. Berkontribusi Kah konsumsi minuman manis terhadap berat badan berlebih pada remaja?. AcTion: Aceh Nutrition Journal. 2018; 3(2): 88-94.

Ziba D.S., Afifah E., Kurniasari Y. Hubungan Asupan Karbohidrat Sederhana dengan Kejadian Diabetes Melitus Gestasional pada Ibu Hamil di Wilayah Puskesmas Kecamatan Sewon, Banguntapan, dan Jetis Kabupaten Bantul [Skripsi]. Yogyakarta: Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Alma Ata Yogyakarta; 2018.

Karunia F.B. Kajian penggunaan zat aditif makanan (pemanis dan pewarna) pada kudapan bahan pangan lokal di pasar Kota Semarang. Food Science and Culinary Education Journal. 2013; 2(2): 72-8.

Nugroho KPA, Mangalik G, Rembet TG. Gambaran konsumsi gula, garam dan lemak (minyak) pada anak sekolah. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat. 2021; 10(04): 230-237.

David A. Bender. Peter. Karbohidrat yang penting secara fisiologis dalam biokimia harper. Edisi ke-29. Jakarta: Penerbit buku kedokteran EGC; 2017. h.149-218.

Sherwood L. Fisiologi manusia dari sel ke system. Edisi ke-8. Jakarta; penerbit buku kedokteran EGC; 2017. h.748-56.

Freeman CR, Zehra A, Ramirez V, et al. Impact of sugar on the body, brain, and behavior. Frontiers in bioscience (Landmark edition). 2018; 23(12) : 2255-66.

Rusdi MS. Hipoglikemia pada pasien diabetes melitus. Journal Syifa Sciences and Clinical Research. 2020; 2(2): 83-90.

Tri J, Yaldiera. Penilaian status gizi dalam ; buku ajar ilmu penyakit dalam. Jilid I edisi VI. Jakarta; pusat penerbit depertemen ilmu penyakit dalam; 2017. h.423.

WHO. The Asia-Pacific Perspective Redefining Obesity and Its Treatment [internet]. Tersedia pada: WHO Western Pacific│World Health Organization

Reichenberger J, Schnepper R, Arend AK, Blechert J. Emotional eating in healthy individuals and patients with an eating disorder: evidence from psychometric, experimental and naturalistic studies. Proceedings of the Nutrition Society. 2020 79(3), 290-299.

Fahria S, Ruhana A. Konsumsi minuman manis kemasan pada mahasiswa prodi gizi Universitas Negeri Surabaya. Jurnal Gizi Universitas Negeri Surabaya. 2022;2(02): 95-9.

Veronica MT, Ilmi IMB. Minuman kekinian di kalangan mahasiswa Depok dan Jakarta. Indonesian journal of health development. 2020; 2(2):83-91.

Leung CW, Wolfson JA, Lahne J, et al. Associations between food security status and diet-related outcomes among students at a large, public midwestern university. Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics. 2019; 119(10): 1623-31.

USDA. Dietary Guidelines for American 2020-2025 [Internet]. 2020 [diunduh pada 1 Juli 2023]. Tersedia online: https://www.dietaryguidelines.gov/

Mendes M, Silva ICM, Ramires VV, Reichert FF. Metabolic Equivalent of Task (Mets) Thresholds As An Indicator of Physical Activity Intensity. Plos One; 2018. Vol 13(7). p. 2-9.

WHO. 2018. More Active People for a Healthier World. World Health Organization. Geneva.

Wicaksono A, Handoko W. Aktivitas Fisik dan Kesehatan. IAIN Pontianak Press; 2020. p.16-39.

Ajeng, dkk. Gambaran Tingkat Aktivitas Fisik Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pasundan di Era New Normal. Jurnal Maenpo. 2022. Vol.12 (2).

Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) (2018). Aktivitas Fisik Ringan. Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular RI tahun 2018. https://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/obesitas/aktivitas-fisik-ringan Diakses Juli 2023

Jeffry dkk. Hubungan Asupan Gula dalam Minuman Terhadap Obesitas pada Anak Remaja 15-19 Tahun di Sekolah SMA Notre Dame Jakarta Barat. Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis. 2021. vol.1 (2).

Ebbeling, C. B., Feldman, H. A., Chomitz, V. R., Antonelli, T. A., Gortmaker, S. L., Osganian, S. K., & Ludwig, D. S. (2014). A randomized trial of sugar-sweetened beverages and adolescent body weight. World Review of Nutrition and Dietetics, 109, 5–6. https://doi.org/10.1159/000356352.

Jiang N, Stella S, Yi RR, Daniel D, Donglan Z,dkk. Trends and sociodemographic disparities in sugary drink consumption among adults in New York City, 2009–2017. Preventive medicine report;2020:101162

Vasanti SM, Frank BH. The role of sugar-sweetened beverages in the global epidemics of obesity and chronic diseases. Nature review endocrinology;2022(18):207.

Qi, Q. et al. Sugar-sweetened beverages and genetic risk of obesity. N. Engl. J. Med;2012(27):1387–1396.

Hardiansyah A, Yunianto AE, Laksitoresmi DR, Tanziha I. Konsumsi minuman manis dan kegemukan pada mahasiswa. Jurnal Gizi. 2017; 6(2):20-6.

Akhriani M, Fadhilah E, Kurniasari FN. Hubungan konsumsi minuman berpemanis dengan kejadian kegemukan pada remaja di SMP Negeri 1 Bandung. Indonesian Journal of Human Nutrition. 2016; 3(1): 29-40.

Harjatmo TP, et al. Bahan Ajar Gizi, Penilaian Status Gizi. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia; 2017. 1-315 p. 17-122.

Thamaria, N. 2017. Penilaian Status Gizi. Kemenkes RI: Jakarta

Domecq JP, Prusky G, Leppin A, Sonbo MB, Altayar O, dkk. Drugs Commonly Associated With Weight Change: A Systematic Review and Meta-analysis. J Clin Endocrinol Metab; 2015, 100(2):367

Downloads

Published

2025-02-28

How to Cite

Far Far, I. O., Fauzi, M., July, C., Chrishania, S., & Windy, T. (2025). Hubungan Konsumsi Minuman Manis Kemasan dengan Status Gizi Mahasiswa dan Pekerja Akademik Optometri FKIK UKRIDA Tahun 2024. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(1), 7274–7288. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i1.18626

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.