Analisis Pengaruh Kepemilikan Manajerial terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Authors

  • Jasmadeti Jasmadeti Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan
  • Amrulloh Amrulloh Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan
  • Indina Budiasih Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i6.16172

Keywords:

Kepemilikan Manajerial, Kinerja Keuangan Perusahaan, ROA, Tobin’s Q

Abstract

Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada Agustus 2023 mengalami penurunan, mencapai 53,22 dari 53,93 pada Juni dan 53,31 pada Juli. Penurunan ini dapat memengaruhi minat investor karena IKI mencerminkan potensi hasil investasi. Namun, sebelum membuat keputusan investasi, investor sebaiknya melakukan penilaian fundamental terhadap kinerja perusahaan secara menyeluruh. Kinerja keuangan menjadi perhatian utama para pemangku kepentingan, termasuk investor, karena mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dan mengelola risiko. Struktur kepemilikan perusahaan, termasuk kepemilikan manajerial, dapat mempengaruhi kinerja keuangan. Kepemilikan manajerial, di mana manajer juga memegang saham, dianggap menghubungkan kepentingan pribadi manajer dengan kinerja perusahaan. Namun, hal ini juga menimbulkan potensi benturan kepentingan dan risiko finansial. Struktur kepemilikan manajerial bervariasi antara perusahaan, dan perannya dalam kinerja keuangan perlu dikaji lebih lanjut, terutama dalam konteks perusahaan manufaktur di Indonesia yang memiliki kompleksitas operasional tinggi. Studi mendalam diperlukan untuk memahami bagaimana kepemilikan manajerial memengaruhi kinerja keuangan dalam lingkungan perusahaan yang kompleks. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemilikan manajerial terhadap kinerja keuangan perusahaan. Penulis melakukan penelitian pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2020-2022. Hasil penelitian kepemilikan manajerial tidak berdampak signifikan pada kinerja keuangan yang diukur dengan ROA karena ROA berfokus pada efisiensi operasional jangka pendek, yang tidak langsung terpengaruh oleh insentif kepemilikan saham dan kepemilikan manajerial pada perusahaan relatif kecil. Namun, kepemilikan manajerial berpengaruh pada Tobin's Q karena Tobin's Q mencerminkan persepsi pasar terhadap potensi pertumbuhan jangka panjang dan kinerja perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan dapat mengadopsi pendekatan yang lebih seimbang dengan memastikan bahwa tujuan jangka pendek seperti peningkatan ROA tetap terjaga dan mendorong manajemen untuk mengambil langkah-langkah strategis yang berorientasi pada pertumbuhan dan inovasi yang dapat meningkatkan Tobin's Q.

Downloads

Published

2024-12-15

How to Cite

Jasmadeti, J., Amrulloh, A., & Budiasih, I. (2024). Analisis Pengaruh Kepemilikan Manajerial terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(6), 5027–5041. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i6.16172

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.