Pendidikan Agama Islam sebagai Sarana Penanaman Toleransi Beragama: Studi Kasus Konten YouTube Ustaz Felix Siauw
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v4i6.15954Keywords:
Pendidikan Agama Islam, Penanaman Toleransi Beragama, Konten YouTube Ustaz Felix SiauwAbstract
Toleransi beragama sangat penting untuk menjaga kerukunan di Indonesia yang kaya keberagaman. Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan menghargai perbedaan keyakinan, meskipun tantangan era digital, seperti penyebaran paham intoleran, memerlukan integrasi PAI dengan media digital. Dakwah digital, seperti yang dilakukan oleh Ustaz Felix Siauw, menjadi sarana efektif untuk menyebarkan ajaran toleransi kepada generasi muda. Penelitian ini mengeksplorasi sinergi antara PAI dan dakwah digital, menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi dokumen dan studi kasus. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan analisis konten video Ustaz Felix Siauw di YouTube, dengan fokus pada pesan-pesan toleransi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum PAI yang terintegrasi dengan konten digital dan peran guru sebagai teladan memiliki dampak positif pada sikap siswa yang lebih terbuka serta dialog antaragama yang konstruktif. Dengan mengadaptasi prinsip-prinsip dakwah Ustaz Felix Siauw, PAI dapat lebih efektif dalam mendorong siswa menerapkan sikap toleransi dalam interaksi sosial sehari-hari. Oleh karena itu, penguatan PAI di sekolah sangat diperlukan untuk mempromosikan kedamaian, kerukunan, dan persatuan di tengah keragaman masyarakat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Muhammad Rafie Akbar, Charles Rangkuti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







