Pendidikan Agama Kristen dan Multikulturalisme di Kampus: Menjaga Identitas Iman di Tengah Keberagamaan
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v4i5.15749Keywords:
Multikutural, Kebudayaan, KeberagamanAbstract
Pada dasarnya, Indonesia adalah negara yang terdiri dari berbagai suku bangsa. Setiap suku bangsa memiliki budaya dan karakter masing-masing. Oleh sebab itu, kita disebut sebagai masyarakat multikultural. Menurut KBBI, multikulturalisme adalah gejala pada seseorang atau suatu masyarakat yang ditandai oleh kebiasaan menggunakan lebih dari satu kebudayaan. Multikulturalisme adalah pemahaman di mana masyarakat atau individunya mengakui dan menghargai perbedaan. Disini kita akan membahas pandangan orang Kristen terhadap multikulturalisme khusunya di daerah kampus. Pendidikan agama Kristen di tengah-tengah lingkungan kampus memberikan dampak yang besar bagi lingkungan. Hal ini menciptakan adanya kerukunan, damai sejahtera dan toleransi yang tinggi antarumat beragama karena perbedaannya. Dengan adanya perbedaan-perbedaan ini menciptakan rasa menghargai antar satu sama lain dan hal ini juga menciptakan rasa ingin mempertahankan iman dan kepercayaan masing-masing semakin meningkat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Putri Critina Pardede, Vita Nancy Manurung, Ecka Libertyta Sitepu, Mangido Nainggolan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







