Alur Proses Produksi Dan Perdagangan Sirip Hiu Di Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya

Authors

  • Ferni Febriani Pipa Universitas Kristen Papua
  • Melani Manurung Universitas Kristen Papua
  • Aldomoro Siwabessy Universitas Kristen Papua
  • Melisa C. Masengi Universitas Kristen Papua
  • Roger R. Tabalessy Universitas Kristen Papua

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i5.14863

Keywords:

Sharks, Thrust, Trade, Production, Fins

Abstract

Tingginya permintaan pasar terhadap sirip hiu menyebabkan turunnya populasi hiu secara drastis dan memerlukan waktu lama untuk pulih kembali. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu menganalisis data jumlah tangkapan, alur proses produksi dan jenis-jenis sirip hiu dan prosedur perdgangan sirip Hiu di Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya. Metode yang gunakan pada peneliti ialah metode kualitatif. Terdapat 3 pengusaha sirip hiu, yaitu pengusaha X, Y dan Z. Jenis sirip hiu yang diperdagangkan yaitu hiu angus, hiu tikus, hiu kerbau, hiu coklat, hiu martil, hiu kerupuk, dan hiu hitam. Tahun 2021-2023 produksi ketiga pengusaha mencapai 4.433,65 kg dengan jenis sirip hiu tikus yang paling banyak di produksi pada tahun 2023 yaitu 382,93 Kg. Hasil produksi sirip hiu oleh pengusaha di perdagangkan keluar Kota Sorong dengan Tujuan Kota Surabaya dan Makassar. Prosedur perdagangan harus mengikuti syarat yang ditetapkan Loka PSPL Sorong yaitu dengan menyertakan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM).

Downloads

Published

2024-09-01

How to Cite

Pipa, F. F., Manurung, M., Siwabessy, A., Masengi, M. C., & Tabalessy, R. R. (2024). Alur Proses Produksi Dan Perdagangan Sirip Hiu Di Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(5), 608–619. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i5.14863

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)