Hubungan Lama Pengobatan Dengan Tingkat Depresi Pada Pasien TB MDR
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v4i4.12306Keywords:
depression, long treatment, multi-drug-resistant tuberculosisAbstract
Penderita multi drug resistant tuberculosis atau TB MDR yang sedang menjalani pengobatan umumnya mengalami permasalahan psikologis diantaranya seperti depresi. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti lamanya waktu pengobatan, komorbid, status sosial ekonomi, serta stigma. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan lama pengobatan dengan tingkat depresi pada pasien TB MDR. Metode penelitian ini adalah studi cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, berjumlah 32 responden. Instrumen pengukuran tingkat depresi adalah PHQ-9. Analisis data dilakukan dengan uji spearman rank. Hasil uji spearman rank didapatkan p value 0,000 < (α = 0,05), sehingga disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara lama pengobatan dengan tingkat depresi, korelasi kuat dengan arah negatif (-0,679). Artinya semakin lama menjalani pengobatan maka semakin menurun tingkat depresi.







