Penggunaan Bahasa Dalam Strategi Marketing Mafia Pentol Pada Platform Sosial Media TikTok

Authors

  • Muhammad Fajar Alamsyah Widayanto Universitas Pembangunan Negeri "Veteran" Jawa Timur
  • Jetendra Adli Handoko Universitas Pembangunan Negeri "Veteran" Jawa Timur
  • Irfan Putra Saffak Universitas Pembangunan Negeri "Veteran" Jawa Timur
  • Endang Sholihatin Universitas Pembangunan Negeri "Veteran" Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11784

Keywords:

Tiktok, Pemasaran, Bahasa, Konten, Mafia Pentol

Abstract

TikTok adalah aplikasi media sosial yang populer di berbagai kalangan umur. Selain sebagai media sosial, TikTok juga dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis melalui pemasaran produk/jasa dengan konten menarik. Pemilihan bahasa dalam video mempengaruhi persepsi audiens. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi dan ragam bahasa yang digunakan oleh akun TikTok Mafia Pentol serta mengetahui respon audiens pada kolom komentar di video milik akun TikTok @teammafiapentol.sub.  Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis terhadap 8 konten video di akun TikTok @teammafiapentol.sub. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Strategi komunikasi yang digunakan oleh Mafia Pentol adalah komunikasi informatif dan interaksi yang responsif dengan memberikan umpan balik terhadap komentar audiens. (2) Ragam bahasa yang digunakan adalah tidak resmi, bahasa daerah, serta cenderung akrab dan santai dengan jargon yang mudah diingat. (3) Respon yang diberikan audiens di kolom komentar cukup beragam, terdapat komentar mendukung dan tertarik dengan produk serta terdapat juga komentar yang menjatuhkan.

Downloads

Published

2024-06-30

How to Cite

Widayanto, M. F. A., Handoko, J. A., Saffak, I. P., & Sholihatin, E. (2024). Penggunaan Bahasa Dalam Strategi Marketing Mafia Pentol Pada Platform Sosial Media TikTok. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 17842–17853. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11784

Similar Articles

<< < 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>