Pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) terhadap Panic Buying pada Kolektor Photocard Idol Kpop

Authors

  • Desi Natalia Universitas Kristen Satya Wacana
  • Arthur Huwae Universitas Kristen Satya Wacana

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11266

Keywords:

Fear of Missing Out (FoMO), Photocard Idol Kpop, Panic buying

Abstract

Photocard sekarang banyak digemari oleh fans Kpop bahkan telah dijadikan ladang bisnis bagi agensi maupun fans. Hal ini menimbulkan berbagai dampak salah satunya adalah adanya rasa takut dan cemas untuk mendapat photocard yang didambakan. Perilaku FoMO akhirnya muncul, sebab takut hubungan dengan sesama kolektor terputus dan mengakibatkan perilaku panic buying tumbuh demi mendapat photocard disaat itu juga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh FoMO terhadap panic buying. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan analisis regresi linier sederhana. Diperoleh partisipan berjumlah 156 dengan teknik sampling purposive sampling. Hasil uji penelitian menunjukkan FoMO secara signifikan berpengaruh positif terhadap panic buying dengan nilai koefisiensi 6,186 dan sig. 0,000 (p<0,05). FoMo memiliki persentase sumbangsi sebesar 19,9% pada panic buying. Hasil penelitian menyimpulkan antara FoMO dengan panic buying saling berpengaruh pada tingkat kategori sedang ke rendah.

Downloads

Published

2024-06-04

How to Cite

Natalia, D., & Huwae, A. (2024). Pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) terhadap Panic Buying pada Kolektor Photocard Idol Kpop. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 10113–10122. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11266