Makna Simbolik Pada Ritual “Unggah-Unggahan” Masyarakat Bonokeling Di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang Jawa Tengah

Authors

  • Regina Rapa Pongbangnga Pongbangnga Universitas Kristen Satya Wacana
  • Sampoerno Sampoerno Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia
  • Ester Krisnawati Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Keywords:

Komunikasi, Simiotika, Denotasi, Konotasi, Mitos

Abstract

Komunitas adat Bonokeling di desa Pekuncen memiliki mayoritas penduduk disana merupakan pengikut Islam Kejawen yang berada dalam kehidupan sehari-harinya berhubungan dengan ritual-ritual selametan maka warga Bonokeling di desa Pekuncen sangat menghormati tradisi yang diwariskan secara turun-temurun, sehingga peneliti ingin mempelajari makna dari simbol -simbol yang terkandung dalam ritual Unggah-Unggahan Pekuncen. Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mengetahui arti yang terkandung dalam tanda yang tedapat pada ritual Unggah-Unggahan pada Masyarakat Bonokeling di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Hasil penelitian ini bahwa ritual Unggah-Unggahan adalah bentuk ibadah dari pada masyarakat pengikut ajaran Kyai Bonokeling atau yang disebut sebagai anak putu.

Downloads

Published

2023-06-15

How to Cite

Pongbangnga, R. R. P., Sampoerno, S., & Krisnawati, E. (2023). Makna Simbolik Pada Ritual “Unggah-Unggahan” Masyarakat Bonokeling Di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang Jawa Tengah. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 11578–11592. Retrieved from http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/886

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.