Implementasi Project Based Learning Untuk Meningkatkan Kolaborasi, Kreativitas Dan Komunikasi Dalam Pembelajaran IPS Pada Siswa Kelas V SD ST. PRS Jakarta Utara
Abstract
Nilai keterampilan Kolaborasi, Kreativitas dan Komunikasi penting untuk dikembangkan dalam pembelajaran abad ke-21. Ketiga nilai keterampilan tersebut masih belum berkembang di SD St. PRS. Salah satu model pembelajaran yang digunakan dan diimplementasikan untuk meningkatan keterampilan Kolaborasi, Kreativitas dan Komunikasi adalah Project Based Learning. Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengimplementasikan Project Based Learning dalam meningkatkan Kolaborasi, Kreativitas dan Komunikasi pada peserta didik kelas V SD St. PRS dalam pembelajaran IPS. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari tiga siklus dengan melakukan tahapan perencanaan, observasi, tindakan dan refleksi pada masing-masing siklus. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SD St. PRS Jakarta Utara sebanyak 41 peserta didik . Instrumen penelitian yang digunakan untuk memperoleh data adalah rubrik penilaian Kolaborasi, Kreativitas dan Komunikasi. Penilaian dengan rubrik tersebut dilakukan selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Rubrik yang digunakan untuk mengukur nilai Kolaborasi terdiri dari tiga indikator, Kreativitas terdiri dari tiga indikator dan Komunikasi terdiri dari tiga indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada nilai keterampilan Kolaborasi, Kreativitas dan Komunikasi. Nilai rata-rata kolaborasi pada siklus tiga yaitu 87.8, nilai rata-rata kemampuan kreativitas pada siklus tiga yaitu 77.8, nilai rata-rata komunikasi pada siklus tiga yaitu 85.4. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa implementasi Project Based Learning pada pembelajaran IPS kelas V SD St. PRS Jakarta Utara dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi dengan nilai N-Gain 0.6 (sedang), kreativitas dengan nilai N-Gain 0.4 (sedang) dan komunikasi dengan nilai N-Gain 0.6 (sedang). Walaupun nilai N-gain setiap indikator rata-rata sedang, namun setiap siklus mengalami peningkatan dan terdapat dua masing-masing indikator yang diukur memperoleh N-Gain 0.7 (tinggi).







