Evaluasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang dalam Meningkatkan Kualitas Daya Tarik Objek Wisata Kota Semarang
Keywords:
Disbudpar Kota Semarang, Revitalisasi, MICEAbstract
Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui evaluasi dinas kebudayaan dan pariwisata Kota Semarang dalam meningkatkan kualitas daya tarik objek wisata Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dari penelitian ini menggunakan data primer dengan mengumpulkan data dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data pada penelitian ini berasal dari hasil wawancara dengan staf Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang (Disbudpar). Teknik analisis data dilakukan menggunakan Model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini ialah bahwa pariwisata yang signifikan di Semarang memiliki potensi untuk memajukan pendapatan daerah dengan pengembangan seni dan budaya, yang mendorong pembentukan Disbudpar Kota Semarang. Peran Disbudpar berkaitan dengan penelitian MICE, untuk menarik para investor agar tertarik mendirikan bisnis lebih luas. Adanya Tren Tourism 4.0 membantu pertumbuhan sektor pariwisata dengan memanfaatkan teknologi. Disbudpar Kota Semarang telah melakukan promosi di berbagai Platform sosial media salah satunya adalah Instagram dan melibatkan peran komunitas dan generasi muda. Dengan menerapkan sistem ABCGM. konsep Urban Renewal program ini menawarkan berbagai opsi untuk mengubah wajah baru kota lama terlihat lebih baik. Penataan ini dapat membangun lingkungan baru yang lebih nyaman. Ini juga mendukung upaya pemerintah Kota Semarang untuk menjadikan Kota Lama Semarang sebagai Tempat Warisan Budaya UNESCO.







