Pengaruh Edukasi Video Terhadap Pengetahuan Swamedikasi Batuk di Kecamatan Banjarmasin Timur
Abstract
Latar Belakang: Pelaksanaan swamedikasi harus memenuhi kriteria penggunaan obat yang rasional. Namun pada praktiknya, swamedikasi dapat menjadi sumber terjadinya kesalahan pada pengobatan karena keterbatasan pengetahuan masyarakat. Edukasi dapat meningkatkan pengetahuan, media video dinilai lebih efektif dalam memberikan informasi karena lebih mudah dipahami. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi video tentang pengetahuan swamedikasi batuk terhadap masyarakat di Kecamatan Banjarmasin Timur. Metode: Metode penelitian yang digunakan bersifat true eksperimental dengan desain pretest dan postest control grup. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan swamedikasi batuk sebesar 35% dan rasionalitas penggunaan obat batuk sebesar 36% setelah diberikan edukasi. Analisis hasil pretest dan posttet pada kelompok kontrol diketahui tidak berpengaruh secara signifikan dengan nilai p-value 0,347 dan 0,152. Sedangkan pada kelompok eksperimen diketahui bahwa ada pengaruh terhadap nilai pretest dan posttest dengan nilai p-value 0,01 dan 0,000. Serta terdapat pengaruh edukasi video terhadap kelompok eksperimen dengan nilai p-value 0,02 Simpulan: Hasil uji mann-whitney didapatkan hasil p-value 0,000 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh edukasi video terhadap pengetahuan swamedikasi batuk dan rasionalitas penggunaan obat batuk pada masyarakat Kelurahan Pemurus Luar.







