Konsep Dakwah dan Media Sosial; Sebuah Studi Fenomenologi
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11066Keywords:
Dakwah, Era Digital, Etika, Media SosialAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas tentang konsep dakwah menurut Islam dan peran media sosial dalam berdakwah. Secara mendasar, dakwah meliputi isi (esensi) dan cara (metode). Isi (materi) memang harus disampaikan sesuai dengan sumber normativitas agama, namun juga dituntut adanya kontekstualisasi. Apalagi metode penyampaiannya, harus senantiasa seiring dan selaras dengan perkembangan zaman. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa; dakwah merupakan sebuah kewajiban bagi setiap muslim. Dakwah juga harus dilakukan dengan cara-cara yang arif dan bijaksana, tidak konfrontatif, diskriminatif dan provokatif. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi melalui media sosial dapat mendorong dinamika islam dan memperkokoh tahanan nilai-nilai islam dalam aktivitas dakwah, media sosial sebagai tempat tersebarnya dakwah dan bagaimana bisa mengoptimalkan suatu konten dakwah ke media sosial melalui digital yang dapat dijelaskan bahwa mengoptimalkan dakwah melalui media sosial adalah hal yang bisa dilakukan dengan menshare konten-konten yang menarik dan bisa membuat khalayak tertarik untuk menontonnya. Media sosial dinilai efektif sebagai sarana berdakwah. Namun, berdakwah melalui media sosial harus memperhatikan etika dan norma-norma ber-medsos. Sehingga benar-benar mendatangkan kemanfaatan bukan sebaliknya menimbulkan permasalahan.







