Bela: Budaya Altruistik Dan Pilar Harmoni Warga Negara

Authors

  • Sunarto Amus Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan FKIP UNTAD
  • Jamaludin Jamaludin Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan FKIP UNTAD
  • Lukman Nadjamuddin Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan FKIP UNTAD
  • Hasdin Hasdin Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan FKIP UNTAD
  • Nasran Nasran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan FKIP UNTAD
  • Shofia Nurun Alanur S Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan FKIP UNTAD

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v1i2.9933

Abstract

Kearifan lokal bela tumbuh dalam relasi sosial etnik Bajo dan Banggai secara turun-temurun, dilatarbelakangi keterbatasan  akses  pemenuhan  kebutuhan  pokok,  perbedaan  kecakapan  dan  area  domisili,  serta  menjadi wahana  pembinaan  persaudaraan,  kebersamaan,  dan  kohesifitas.  Pelembagaan  nilai-nilainya  patut  digali sebagai modal sosial guna menekan potensi konflik, pertentangan dan kekerasan, memperkokoh solidaritas masyarakat, dan mengembangkan karakter baik warga negara. Subyek penelitian adalah Lima keluarga etnik Bajo dan etnik Banggai yang telah menjalin relasi bela selama 10-35 tahun, dan berprofesi sebagai nelayan, petani,  pedagang,  pengusaha,  dan  pensiunan  PNS.  Data  dihimpun  melalui   wawancara,  telaah  dokumen, diskusi kelompok terfokus, dan dianalisis dengan model alir Miles dan Huberman (1992). Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pelembagaan bela melalui relasi budaya-ekonomi secara simultan, periodik, dan berkelanjutan.  Di  dalamnya  terbina  kepekaan  sosial,  solidaritas,  kerjasama,  gotong  royong,  integritas, persatuan, keadilan, dan jiwa altruistik. Esensinya menanamkan, mengaktualisasikan, dan mengajarkan pembumian nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerjasama, gotong royong, dan keadilan komunal sebagai pilar harmoni warga negara

Downloads

Published

2021-12-31

How to Cite

Amus, S., Jamaludin, J., Nadjamuddin, L., Hasdin, H., Nasran, N., & S, S. N. A. (2021). Bela: Budaya Altruistik Dan Pilar Harmoni Warga Negara. Innovative: Journal Of Social Science Research, 1(2), 787–794. https://doi.org/10.31004/innovative.v1i2.9933

Most read articles by the same author(s)