Pengaruh Pijat Perineum Dan Senam Kegel Pada Ibu Hamil Primigravida Trimester Ke III Terhadap Kejadian Laserasi Perineum di RSUD Kriopanting Kabupaten Bangka Selatan Bangka Belitung Tahun 2023

Authors

  • Budiarti Universitas Indonesia Maju
  • Rita Ayu Yolandia Universitas Indonesia Maju
  • Agustina Sari Universitas Indonesia Maju

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i2.9758

Keywords:

Laserasi Perineum, Pijat Perineum Dan Senam Kegel, Ibu Hamil

Abstract

Laserasi perineum dapat terjadi karena adanya robekan spontan maupun episiotomi. laserasi perineum yang dilakukan dengan episiotomy itu sendiri harus dilakukan atas indikasi antara lain: bayi besar, perineum kaku, persalinan yang kelainan letak, persalinan dengan menggunakan alat baik forceps maupun vacum. Di seluruh dunia pada tahun 2019 terjadi 2,7 juta kasus laserasi perineum terjadi pada ibu bersalin. Angka ini diperkirakan mencapai 6,3 juta pada tahun 2050, seiring dengan semakin tingginya bidan yang tidak mengetahui asuhan kebidanan dengan baik. Di Amerika Serikat 26 juta ibu bersalin yang mengalami laserasi perineum sebanyak 40% diantaranya karena kelalaian bidan. Hal ini akan membuat beban biaya untuk pengobatan kira-kira 10 juta dolar pertahun .Di Asia laserasi perineum juga merupakan masalah yang cukup banyak dalam masyarakat, sebanyak 50% dari kejadian laserasi perineum di dunia terjadi di Asia.tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui Pengaruh Pijat Perineum Dan Senam Kegel Terhadap Laserasi Perineum Pada Ibu Bersalin dan Diharapkan penelitian ini dapat mengetahui dan mengenal cara mencegah terjadinya laserasi jalan lahir saat melahirkan dengan malakukan pijat perineum dan senam kegel yang rutin selama hamil.

Downloads

Published

2024-03-23

How to Cite

Budiarti, B., Yolandia, R. A., & Sari, A. (2024). Pengaruh Pijat Perineum Dan Senam Kegel Pada Ibu Hamil Primigravida Trimester Ke III Terhadap Kejadian Laserasi Perineum di RSUD Kriopanting Kabupaten Bangka Selatan Bangka Belitung Tahun 2023. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(2), 2892–2902. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i2.9758