Dampak Pembangunan Jalan Alternatif Terhadap Luasan Hutan Sagu Di Kampung Nendali, Asei Besar dan Asei Kecil Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura

Authors

  • Semuel D. Rorrong Universitas Cenderawasih Jayapura
  • Roland Everson Binur Universitas Cenderawasih Jayapura
  • Tommi Tommi Universitas Cenderawasih Jayapura
  • Marsal Arung Lamba Universitas Cenderawasih Jayapura
  • Lazarus Ramandei Universitas Cenderawasih Jayapura

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.8830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak positif dan dampak negatif kondisi hutan sagu sebelum dan sesudah dibangunnya jalan altenatif di Kampung Nendali, Kampung Asei Besar dan Asei Kecil dalam kurun waktu 7 tahun pada tahun 2015 dan tahun 2022,. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisa kualitatif yang didukung dengan data kuantitatif dengan bentuk penyajian deskriptif berdasarkan data-data hasil survey data primer yang didukung oleh data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebelum dibangun jalan alternatif yakni pada tahun 2015 besar luasan hutan sagu adalah 235,751 ha dan pada akhir tahun 2022 adalah sebesar 35.106 hal ini menunjukkan alih fungsi lahan menjadi permukiman, jalan dan perkebunan adalah sekitar 200,645 ha pada tahun 2022. Pembangunan jalan alternatif memiliki dampak positif yaitu memudahkan aksesibilitas masyarakat, namun disamping itu ada juga dampak negatif yaitu banyaknya alih fungsi lahan hutan sagu yang menyebabkan masyarakat kehilangan sumber kehidupan.

Downloads

Published

2024-02-04

How to Cite

D. Rorrong, S., Binur, R. E., Tommi, T., Lamba, M. A., & Ramandei, L. (2024). Dampak Pembangunan Jalan Alternatif Terhadap Luasan Hutan Sagu Di Kampung Nendali, Asei Besar dan Asei Kecil Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(1), 8377–8386. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.8830

Most read articles by the same author(s)