Analisis Sektor Basis (Unggulan): Penentu Sektor Unggulan di Kota Pangkalpinang Guna Meningkatkan Pendapatan Daerah Dalam Stabilisasi Pembangunan Daerah Pada Tahun 2018-2022

Authors

  • Agung Rizki Putra Universitas Bangka Belitung
  • Nesa Febriani Universitas Bangka Belitung
  • Armaya Armaya Universitas Bangka Belitung
  • Meidi Refinika Universitas Bangka Belitung

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.8707

Abstract

Kajian ini untuk menentukan berbagai bidang penggerak perekonomian lokal di Kota Pangkalpinang. Dalam kajian ini, informasi yang digunakan merupakan informasi Badan Pusat Statistika berupa data Produk Domestik Regional Bruto Wilayah Kota Pangkalpinang dan Kepulauan Bangka Belitung periode 2018-2022. Analisis Location Question (LQ) merupakan alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi sektor perekonomian basis atau unggulan dan non basis atau terbelakang di kota Pangkalpinang. Perhitungan analisis LQ menunjukkan bahwa sektor Terdapat 13 kawasan basis atau unggulan di Pangkalpinang, yaitu: 1) Penyediaan air, pengelolaan sampah, limbah serta daur ulang 2) Konstruksi 3) Perdagangan besar & eceran (reparasi mobil serta sepeda motor) 4)Transportasi & pergudangan 5) Penyediaan akomodasi & makan minum 6) Penyediaan informasi & komunikasi 7) Sarana keuangan & asuransi 8) Real estate 9) Perusahaan 10) Penyedian administrasi pemerintahan, pertahanan, serta jaminan sosial 11) Bidang Pendidikan 12) Penyedian kesehatan & kegiatan lainnya 13) Lain-lain. Serta terdapat 4 sektor non basis atau terbelakang di kota Pangkalpinang yaitu: 1) Pertanian, kehutanan & perikanan 2) Pertambangan & penggalian 3) Industri pengolahan 4) Pengadaan listrik & gas

Downloads

Published

2024-01-29

How to Cite

Rizki Putra, A., Febriani, N., Armaya, A., & Refinika, M. (2024). Analisis Sektor Basis (Unggulan): Penentu Sektor Unggulan di Kota Pangkalpinang Guna Meningkatkan Pendapatan Daerah Dalam Stabilisasi Pembangunan Daerah Pada Tahun 2018-2022. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(1), 7179–7188. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.8707