Analisis Framing Pemberitaan Kasus Kopi Sianida Dalam Film Dokumenter Melalui Layanan Streaming Online Netflix

Authors

  • Febryani Nurindah Wahyuni Universitas Pamulang
  • Fadia Pasha Safira Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.8273

Abstract

Kasus Jessica Kumala Wongso yang menuang kandungan sianida ke dalam minuman kopi milik Wayan Mirna Salihin, membuat kasus Kopi Sianida ini begitu menggemparkan pada tahun 2016. Hingga setelah 7 tahun silam, kasus tersebut kembali naik dan kembali mendapatkan atensi dari masyarakat seiring tayangnya suatu film dokumenter produksi Netflix mengenai kasus Kopi Sianida dengan judul film Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisa pemberitaan kasus Kopi Sianida dalam pembingkaian (Framing) pada film dokumenter yang tayang perdana pada 28 September 2023 di Netflix tersebut. Penelitian ini dilakukan secara Normatif dengan menggunakan teori analisis Framing paradigma konstruktivisme. Analisis dengan paradigma ini memiliki pandangan tersendiri mengenai media dan teks berita yang akan dihasilkannya. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan melihat beberapa tayangan wawancara Ayah Mirna dan Pengacara Jessica yakni Otto Hasibuan pada platform Youtube serta tayangan film dokumenter tersebut. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Netflix dalam produksi film dokumenter tersebut berhasil mengubah pandangan masyarakat terhadap Jessica akan ketidakjelasan barang bukti saat persidangan, keterangan saksi yang diputar-putar oleh Jaksa Penuntut Umum, tekanan yang diberikan ayah Mirna membuat berbalik memihak Jessica.

Downloads

Published

2024-01-15

How to Cite

Nurindah Wahyuni, F., & Pasha Safira, F. (2024). Analisis Framing Pemberitaan Kasus Kopi Sianida Dalam Film Dokumenter Melalui Layanan Streaming Online Netflix. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(1), 3348–3358. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.8273