Gambaran Kekurangan Energi Kronis (KEK) Dan Anemia Pada Ibu Yang Mempunyai Baduta Stunting Usia 6-23 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Marawola Periode 2020

Authors

  • Rismayana Rismayana Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda
  • Ayu Sunarti Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.8124

Abstract

Ibu hamil yang menderita KEK dan anemia akan mempengaruhi kesehatan janin yang dikandungnya, salah satu akibat kurang gizi yang berdampak buruk terhadap kualitas hidup anak adalah stunting.Tujuan penelitian untuk diketahuinya gambaran kekurangan energi kronis (KEK) dan anemia pada ibu yang mempunyai baduta stunting usia 6-23 bulan. Jenis penelitian yaitu survey analitik dengan rancangan study Retrospectif. Populasi berjumlah 70 Ibu. Sampel penelitian yaitu seluruh ibu yang mempunyai Baduta stunting usia 6-23. Hasil distribusi frekuensi didapatkan gambaran KEK dan Anemia pada ibu yang mempunyai baduta stunting usia 6-23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Marawola periode 2020 pada kategori KEK sebanyak 19 responden (27,1%) dan yang tidak KEK sebanyak 51 responden (72%), dan kategori Anemia sebanyak 29 responden (41,4%) dan yang tidak anemia sebanyak 41 responden (58,6%. Kesimpulan  penelitian yaitu gambaran KEK pada ibu yang mempunyai baduta stunting usia 6-23 bulan sebanyak 19 responden (27,1).

Downloads

Published

2024-01-10

How to Cite

Rismayana, R., & Sunarti, A. (2024). Gambaran Kekurangan Energi Kronis (KEK) Dan Anemia Pada Ibu Yang Mempunyai Baduta Stunting Usia 6-23 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Marawola Periode 2020. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(1), 1992–1998. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.8124