Harmonisasi Manusia Dalam Al-Qur’an Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Islam

Authors

  • Kaila Saparina Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Wedra Aprison Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Ali Akbar Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i2.7651

Abstract

Makalah ini membahas tentang asal usul manusia dalam perspektif islam. Konsep manusia dalam pandangan Islam adalah konsep sentral bagi setiap disiplin ilmu sosial kemanusiaan yang menjadikan manusia sebagai objek formal dan materialnya. Agar konsep manusia yang kita bangun bukan semata-mata merupakan konsep yang spekulatif, maka kita mesti bertanya pada zat yang mencipta dan mengerti manusia, yaitu Allah SWT, melalui al-Qur’an. Lewat al-Qur’an Allah memberikan rahasia-rahasia tentang manusia. Secara etimologi istilah manusia di dalam al-Qur’an ada empat kata yang dipergunakan, yakni al-Insan, al-Basyar, Bani Adam, al-Nas. Para ahli kerohanian Islam atau lebih populer para ahli ilmu tasawuf, memandang manusia bukan sekedar makhluk lahir yang berakal, akan tetapi manusia merupakan seorang hamba Allah Ta’ala yang mempunyai dua dimensi lahiriyah dan bathiniyah. Kedua dimensi tersebut memberikan pengaruh terhadap Pendidikan islam seperti hormat dan patuh kepada Guru.

Downloads

Published

2024-03-19

How to Cite

Saparina, K., Aprison, W., & Akbar, A. (2024). Harmonisasi Manusia Dalam Al-Qur’an Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Islam. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(2), 2269–2279. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i2.7651

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>