Analisis Urban Green Space Loss Menggunakan Citra Landsat 8 & 9 pada Tahun 2013 & 2023 di Kota Surakarta

Authors

  • Fadhil Achmad Zaky Universitas Sebelas Maret
  • Muhammad Hanif Ahsani Taqwim Universitas Sebelas Maret
  • Nida Ulhaq Fil’ardiani Universitas Sebelas Maret

Abstract

Maraknya pembangunan yang seiring dengan peningkatan laju urbanisasi berpotensi menyebabkan peralihan fungsi lahan dan penurunan luas ruang terbuka hijau (RTH) perkotaan. Perubahan dan distribusi RTH perkotaan memerlukan pemantauan dengan teknik penginderaan jauh. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis urban green space loss di Kota Surakarta pada tahun 2013 dan 2023. Metode pada penelitian ini adalah perolehan data dari citra Landsat 9 OLI-2 dan landsat 8 OLI, kemudian gambar diproses pada ArcMap 10.6 dengan persiapan data, klasifikasi gambar, penilaian akurasi, dan deteksi perubahan. Hasil penelitian adalah klasifikasi peta tutupan lahan Kota Surakarta pada tahun 2013 dengan nilai Kappa sebesar 84,7% dan pada tahun 2023 mencapai nilai Kappa sebesar 89,6%%. Kota Surakarta kehilangan ruang terbuka hijau sebesar 210,66 ha (4%). Hilangnya ruang terbuka hijau di Kota Surakarta disebabkan oleh berbagai faktor, seperti laju pertumbuhan penduduk, urbanisasi, dan penggunaan lahan secara masif, dan peralihan lahan RTH menjadi lahan terbangun.

Downloads

Published

2023-12-17

How to Cite

Zaky, F. A., Taqwim, M. H. A., & Fil’ardiani, N. U. (2023). Analisis Urban Green Space Loss Menggunakan Citra Landsat 8 & 9 pada Tahun 2013 & 2023 di Kota Surakarta. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(6), 6082–6092. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/7554