Asal Usul Bahasa

Authors

  • Ayu Nilam Sari Universitas Negeri Jambi
  • Sri Harmuli Universitas Negeri Jambi

Abstract

Perkembangan bahsa tidak bisa dilepasakan dari pemiliknya, yakni manusia. Berdasarkan penggalian-penggalian arkeologis, ahli-ahli purbakala menyadari kehadiran makhluk yang mirip manusia (hominoid). Makhluk itu sudah ada beberapa juta tahun yang lalu. Para ilmuwan berspekulasi bahwa hominoid sudah mampu berkomunikasi, tetapi masih dalam tahapan prabahasa sehingga belum bisa disebut bahasa. Selanjutnya, bahasa yang sesungguhnya baru timbul (lebih) kemudian. Jacob berpendapat bahwa perkembangan penting baru terjadi sejak homo sapiens. Namun, perkembangan bahasa yang pesat barulah pada zaman pertanian. Oleh karena tidak adanya data tertulis mengenai timbulnya bahasa umat manusia, bermunculanlah bermacam-macam teori mengenai hal itu, seperti teori tekanan sosial, onomatopetik/ekoik, kontrol sosial, kontak, dan teori Hockett-Ascher.

Downloads

Published

2023-12-08

How to Cite

Nilam Sari, A., & Harmuli, S. (2023). Asal Usul Bahasa. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(6), 4442–4450. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/7052