Formulation of Mouthwash with Clove and Peppermint Extract

Authors

  • Rahmi Mudia Alti Universitas Nurtanio Bandung

Keywords:

clove, peppermint, mouthwash

Abstract

Obat kumur merupakan salah satu obat yang banyak beredar di pasaran yang dapat digunakan untuk mengatasi plak, bau mulut, radang gusi, karies gigi, dan sariawan. Ekstrak cengkeh dan peppermint terbukti mampu menghambat pertumbuhan bakteri berbagai masalah mulut. Penelitian dilakukan untuk memformulasi ekstrak cengkeh dan peppermint menjadi obat kumur yang stabil secara fisik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Ekstrak cengkeh dan peppermint diformulasikan menjadi sediaan obat kumur dengan memvariasikan gliserin sebagai humektan. Konsentrasi zat aktif yang digunakan pada masing-masing formula adalah 0,25% dan konsentrasi gliserin yang digunakan adalah 15% pada formula kontrol, 5% pada formula I, 10% pada formula II, dan 15% pada formula III. Kemudian dilakukan uji stabilitas fisik terhadap sediaan obat kumur yang meliputi pH, kejernihan, warna, bau, dan rasa. Pengujian dilakukan selama penyimpanan 28 hari. Obat kumur ekstrak cengkeh dan pepermin memenuhi persyaratan pH, warna, bau, rasa dan kejernihan. Ekstrak cengkeh dan pepermin dapat diformulasikan menjadi sediaan obat kumur yang stabil.

Downloads

Published

2023-11-08

How to Cite

Mudia Alti, R. (2023). Formulation of Mouthwash with Clove and Peppermint Extract. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(5), 8861–8872. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/5796

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.