Praktik Diplomasi Multi Jalur Dalam Penanggulangan Bencana Studi Kasus ASEAN Humanitarian Assistance Centre (AHA Centre)

Authors

  • Rangga Aditya Hidayatullah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Abstract

Asia Tenggara merupakan wilayah yang paling rawan bencana alam di dunia, bencana alam merupakan suatu hal yang tidak dapat dihindari siapapun, bencana dapat menimbulkan kerugian materiil dan non-materiil bagi siapa saja yang terkena dampaknya. Dalam menghadapi bencana alam diperlukan kerjasama banyak pihak untuk meminimalisir dampak yang ditimbulkan. Kerjasama antar negara sangat dibutuhkan dalam management penaggulangan bencana, namun keterlibatan negara saja belum cukup efektif dalam penanggulangan bencana yang perlu respons cepat dalam penanganannya, diperlukan keterlibatan organisasi masyarakat dalam proses mitigasi bencana untuk efektifitas penanggulangan bencana. Interaksi antar negara atau yang lebih dikenal dengan diplomasi memunculkan paradigma baru yang melibatkan para aktor non negara, dengan sebuah konsep yang diberi nama diplomasi multi jalur. Kajian ini bertujuan untuk menganalisa interaksi yang terjadi antar aktor dalam proses diplomasi bencana alam di negara anggota ASEAN. Kajian ini mencoba membuktikan keterlibatan aktor non negara dalam proses penaggulangan bencana yang berada dalam koordinasi AHA Centre melalui studi literatur dan data yang diambil dari penelitian terdahulu. Dalam kajian ini ditemukan keterlibatan organisasi non pemerintah di bawah komando AHA Centre dalam proses mitigasi bencana.

Downloads

Published

2023-11-17

How to Cite

Hidayatullah, R. A. (2023). Praktik Diplomasi Multi Jalur Dalam Penanggulangan Bencana Studi Kasus ASEAN Humanitarian Assistance Centre (AHA Centre). Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(5), 11081–11089. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/5651