Identifikasi Bakteri pada Depot Air Minum Isi Ulang di Desa Sukadami Cikarang Selatan terhadap Cemaran Bakteri Escherichia Coli dan Coliform

Authors

  • Muhamad Ridwan Universitas Pelita Bangsa Bekasi Indonesia
  • Putri Anggun Sari Universitas Pelita Bangsa Bekasi Indonesia
  • Agus Riyadi Universitas Pelita Bangsa Bekasi Indonesia

Keywords:

bakteri, depot air minum isi ulang, potensi pencemaran

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi bakteri pada depot air minum isi ulang di desa Sukadami Cikarang Selatan terhadap cemaran bakteri escherichia coli dan coliform. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional. Responden dalam penelitian ini adalah pengelola Depot Air Minum Isi Ulang dan populasi didapatkan sebanyak 33 sampel dengan menggunakan Metode Total Sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui uji kelayakan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa beberapa Depot Air Minum Isi Ulang belum memenuhi ketentuan pada Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia Nomor 651/MPP/Kep/10/2004. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat potensi pencemaran terhadap air minum isi ulang dilihat dari lokasi depot yang dekat dengan sumber penyakit, penanganan terhadap kebersihan dan umur galon, serta perilaku operator yang tidak hygiene.

Author Biographies

Putri Anggun Sari, Universitas Pelita Bangsa Bekasi Indonesia

Teknik Lingkungan

Agus Riyadi, Universitas Pelita Bangsa Bekasi Indonesia

Teknik Lingkungan

Downloads

Published

2023-11-13

How to Cite

Ridwan, M., Anggun Sari, P., & Riyadi, A. (2023). Identifikasi Bakteri pada Depot Air Minum Isi Ulang di Desa Sukadami Cikarang Selatan terhadap Cemaran Bakteri Escherichia Coli dan Coliform. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(5), 9905–9920. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/5643

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)