Hubungan Antara Kecerdasan Spiritual dengan Quarter Life Crisis pada Dewasa Awal

Authors

  • Shofura Nur Almalail Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
  • Kus Hanna Rahmi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kecerdasan spiritual dengan quarter life crisis pada dewasa awal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional. Subjek pada penelitian ini adalah dewasa awal yang berusia minimal 21 tahun, dengan teknik pengambilan data menggunakan Teknik Purposive Sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 110  mahasiswa tingkat akhir Fakultas Psikologi Universitas X. Alat ukur penelitian ini berupa skala Quarter Life Crisis dan skala Kecerdasan Spiritual dengan menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil penelitian metode analisis yang digunakan pada penelitian kali ini ialah Korelasi pearson product moment. Diketahui bahwa terdapat hubungan negatif antara Quarter Life Crisis dengan Kecerdasan Spiritual pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Psikologi Universitas X dengan nilai signifikan sebesar <001 (p<0.05) dengan nilai korelasi sebesar  -0.487** yang dari hasil penelitian terdapat adanya hubungan antara Quarter Life Crisis dengan Kecerdasan Spiritual pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Psikologi Universitas X dalam penelitian ini. Hasil tersebut menunjukkan bahwa, semakin tinggi Quarter Life Crisis maka semakin rendah Kecerdasan Spiritual begitupun sebaliknya semakin rendah Quarter Life Crisis maka sekin tinggi Kecerdasan Spiritual.

Downloads

Published

2023-09-25

How to Cite

Almalail, S. N., & Rahmi, K. H. (2023). Hubungan Antara Kecerdasan Spiritual dengan Quarter Life Crisis pada Dewasa Awal . Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(4), 8578–8588. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/4629