Assesment Kurikulum Merdeka Belajar Pada Sekolah Menengah Atas (SMA)

Authors

  • Raymond Alexander Leyder Sekolah Tinggi Teologi Bethel Banjarbaru
  • Leluyani Leluyani Sekolah Tinggi Teologi Bethel Banjarbaru
  • Herwing Uguy Sekolah Tinggi Teologi Bethel Banjarbaru

Abstract

Assesment merupakan suatu proses penilaian untuk mendapatkan informasi tentang perkembangan peserta didik.  Assesment dalam kurikulum merdeka belajar memperbaiki sistem penilaian yang menuntut kompetensi peserta didik di ranah  kognitif saja.  Hal inilah yang menjadi permasalahan di dunia pendidikan selama ini, khususnya pada tingkat Sekolah Menengah Atas.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kajian pustaka dengan mengumpulkan data dan informasi ilmiah tentang teori-teori yang relevan, metode dan pendekatan yang berkembang melalui jurnal dan buku-buku yang berkaitan dengan assesment nasional pada kurikulum merdeka belajar di tingkat SMA.  Hasil penelitian menyatakan bahwa assesment autentik menjadi penilaian yang tepat pada tingkat Sekolah Menengah Atas, dimana pada assesment ini penilaian dilakukan pada ranah kognitif, afektif dan psikomotorik. Selain itu berdasarkan sifat dan bentuk assesment autentik membentuk peserta didik untuk lebih terampil dan berkompetensi, sehingga siap untuk terjun ke dunia kerja atau ke tingkat pendidikan selanjutnya.

Downloads

Published

2023-09-18

How to Cite

Leyder, R. A., Leluyani, L., & Uguy, H. (2023). Assesment Kurikulum Merdeka Belajar Pada Sekolah Menengah Atas (SMA). Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(4), 6717–6728. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/4263