Analisis Prioritas Penanganan Jalan Kabupaten Brebes Menggunakan Aplikasi PKRMS Kombinasi dengan Metode AHP
Abstract
Prasarana transportasi darat berupa infrastruktur jalan dan jembatan sebagai penghubung antar suatu wilayah, merupakan prasarana utama dalam mendukung perkembangan ekonomi, sosial dan budaya di suatu wilayah. Adanya keterbatasan anggaran pada penanganan jalan di Kabupaten Brebes, maka diperlukan urutan prioritas, sehingga diharapkan penanganan jalan lebih tepat sasaran dan terwujudnya efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan jalan di Kabupaten Brebes. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bobot kriteria dengan metode analisis kuesioner Analytical Hierarchy Process (AHP) berdasarkan responden ahli (expert choice) dan memperoleh urutan prioritas penanganan jalan di Kabupaten Brebes dengan penggunaan aplikasi Provincial/ Kabupaten Road Management System (PKRMS), metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan kombinasi keduanya. Metodologi penelitian ini menggunakan aplikasi PKRMS versi 1.4.5, dan metode AHP menggunakan 6 (enam) kriteria yaitu kondisi jalan, volume lalu lintas, konektivitas jalan, pengembangan kawasan, penghubung kawasan ekonomi dan pertanian, serta penghubung sarana pelayanan umum. Adapun untuk ruas jalan yang dilakukan penelitian sejumlah 7 (tujuh) ruas jalan Kabupaten Brebes. Hasil penelitian ini yaitu urutan bobot kriteria berdasarkan metode AHP adalah penghubung sarana pelayanan umum (27%), penghubung kawasan ekonomi dan pertanian (22%), kondisi jalan (19%), konektivitas jalan (16%), pengembangan kawasan (10%) dan volume lalu lintas (6%), adapun urutan prioritas ruas jalan dengan ketiga alternatif analisis yang meliputi analisis aplikasi PKRMS, metode AHP dan kombinasi keduanya secara berurutan sebagai berikut Jl. Tanjung - Kersana (1,1,1), Jl. Tengguli – Luwunggede (2,4,3), Jl. Brebes – Jatibarang (3,6,2), Jl. Losari – Bojongsari (4,3,4), Jl. Bulakamba – Slatri (5,2,5), Jl. Klampok – Sitanggal (6,5,6), dan Jl. Pebatan – Rengaspendawa (7,7,7).







